SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai serius oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep. Tak sekadar seremonial, momentum ini dijadikan pengingat kuat bahwa kualitas pendidikan hanya bisa terwujud melalui keterlibatan semua pihak.
Melalui pesan visual resminya, Dinkes P2KB mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini menjadi penegasan bahwa pendidikan bukan urusan sektoral, melainkan gerakan kolektif lintas bidang, termasuk kesehatan.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kondisi kesehatan masyarakat, terutama generasi usia sekolah. Menurutnya, anak yang sehat adalah fondasi utama lahirnya generasi unggul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan bermutu tidak akan tercapai tanpa dukungan kesehatan yang baik. Ini saling terkait dan tidak bisa dipisahkan,” tegasnya, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat, mulai dari keluarga hingga institusi, dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Partisipasi semesta, kata dia, bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan nyata di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi, Dinkes P2KB Sumenep mengajak semua elemen untuk tidak abai terhadap tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Hardiknas 2026 pun menjadi momentum refleksi: bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya soal akses, tetapi juga soal komitmen kolektif untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak belajar yang layak, sehat, dan berdaya saing.
Dengan semangat kolaborasi, Dinkes P2KB Sumenep berharap pendidikan di daerah terus bergerak maju, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Penulis : M
Editor : Id







