SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran kali ini berlangsung di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, Senin (31/8/2026).
Sebanyak 800 kantong beras disalurkan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Dalam proses tersebut, Pemkot Surabaya melibatkan Karang Taruna untuk membantu pendataan hingga memastikan bantuan tersalurkan dengan tertib.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi keterlibatan para pemuda dalam proses penyaluran bantuan. Menurutnya, Karang Taruna dapat menjadi bagian penting dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karang Taruna di Kota Surabaya ini yang bergerak ketika ada pendataan membantu, dan ketika ada penyaluran juga membantu,” kata Eri.
Ia menilai keterlibatan Karang Taruna membuat proses distribusi bantuan berjalan lebih cepat. Selain membantu penyaluran, para pemuda juga menyediakan jalur khusus bagi warga lanjut usia dan penerima manfaat yang membawa anak sehingga tidak perlu mengantre terlalu lama.
Eri menyebut total bantuan beras untuk wilayah Kelurahan Kemayoran mencapai 1.452 kantong. Sebanyak 800 kantong disalurkan pada Senin, sementara sisanya dijadwalkan diberikan pada Selasa (1/9/2026).
Pembagian dilakukan secara bertahap untuk mencegah terjadinya penumpukan warga dan mempercepat proses pelayanan.
“Saya ingin menunjukkan betul, iki loh anak mudanya Kota Surabaya, gerak bersama untuk warga Surabaya,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Surabaya Nur Fuad Indra Mitra menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Bulog sebagai bagian dari program bantuan pangan pemerintah.
Penyaluran bantuan ditargetkan selesai pada 15 September 2026 dan mencakup alokasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September.
Setiap penerima mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan. Dalam penyaluran kali ini, tiga alokasi tersebut diberikan sekaligus sehingga masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Febryan Kiswanto mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Bulog dan Pemkot Surabaya untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang sesuai sasaran.
Karang Taruna juga melakukan pengecekan data di lapangan bersama pihak kelurahan dan kecamatan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian data penerima, temuan tersebut akan dicatat dan disampaikan kepada Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai bahan evaluasi.
“Kita mendapatkan data, kemudian kroscek di lapangan sekaligus bersama kelurahan dan kecamatan untuk membagikan undangan. Data yang tidak pas akan menjadi catatan dan evaluasi,” pungkasnya.
Penulis : Su
Editor : Red








