Rumah Ambruk, Warga Pakondang Luput dari Perhatian Pemerintah

Selasa, 2 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pakondang di depan rumah yang ambruk dan Luput dari Perhatian Pemerintah

Warga Pakondang di depan rumah yang ambruk dan Luput dari Perhatian Pemerintah

SUMENEP, detikkota.com – Sumawi (52), warga Dusun Banakaja RT 04/RW 03 Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kini hanya bisa bersikap pasrah setelah beberapa pekan lalu tempat tinggalnya ambruk akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari.

Sumawi yang tinggal bersama dengan saudaranya yakni Sunab (56), setiap harinya bekerja sebagai tukang becak. Namun, akibat bencana tersebut barang-barang yang dia miliki untuk sementara diletakkan di rumah saudaranya.

Bukan tanpa alasan, Sumawi saat ini mencoba membangun tenda dengan terpal untuk dijadikan tempat istirahat dan tidur dengan beralas tikar, apabila ada hujan dan angin yang sangat kencang ia langsung pindah numpang ke rumah sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, kemarin sudah ada bantuan dari BPBD Sumenep, ini sudah dibentuk tenda, tapi sekarang saya bingung bagaimana untuk membangun kembali rumah ini,” ucapnya, saat disambangi awak media di rumahnya, Senin (1/2/2021).

Ditanya mengenai bantuan dari pemerintah, dia mengaku sampai saat ini belum ada, baik dari pemerintah desa maupun daerah dan juga pemerintah pusat. Padahal kondisinya sangat memperihatinkan, dirinya jelas merupakan keluarga tidak mampu.

Dari sekian banyaknya jenis bantuan, terutama saat pandemi Covid-19 seperti saat ini yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat untuk masyarakat. Namun tak satupun dari jenis bantuan tersebut yang diberikan kepada Sumawi.

Menurutnya, sempat sebelumnya ada dari aparat Pemerintah Desa setempat meminta KTP untuk diajukan bantuan, namun setelah ditindaklanjuti lagi justru KTPnya hilang tanpa jejak apapun. “Bantuannya tidak dapat, malah KTP saya hilang,” terangnya.

Dia berharap terhadap pemerintah daerah untuk bisa membangun rumahnya kembali yang sudah rata itu, karena akibat bencana yang sudah menimpanya, sehingga dia bisa hidup normal kembali.

“Walaupun saya hanya hidup berdua, saya cuman bisa berdoa dan berharap agar bisa hidup normal kembali, dan bisa membangun tempat tinggal kembali,” tukasnya.

Sementara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) saat dikonfirmasi awak media mengenai warga tersebut, Kepala Desa Pakondang mengaku tidak tau tentang warganya yang tertimpa musibah.

Dikonfirmasi berlanjut, Pemerintah Desa Pakondang, melalui Kepala Desa Heriyanto mengaku, bahwa sudah melaporkan hal tersebut ke pihak Pemerintah Kabupaten dengan dalih menunjukkan bantuan yang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Alhamdulillah sudah ada bantuan berupa sembako dan terpal dari Pemerintah Kabupaten,” kata Heriyanto, Kades Pakondang saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (31/1).

Bahkan, lebih lanjut dihubungi secara langsung melalui sambungan telephone, Kades Pakondang terkesan tidak mau banyak komentar terhadap nasib warganya, lalu memblokir WhatsApp awak media. (Md)

Berita Terkait

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca
Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil
Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir
Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola
Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total
Silaturahim ke PWNU Jatim, LKKNU Sumenep Perkuat Arah Program Kerja
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06 WIB

Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:21 WIB

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:27 WIB

Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:53 WIB

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran

Berita Terbaru

SMK Negeri 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, menggelar pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Pendidikan

SMKN 1 Kalianget Gelar MPLS Ramah 2026, Diikuti 194 Siswa Baru

Senin, 13 Jul 2026 - 21:50 WIB