Pembunuhan Sadis Bocah 4 Tahun Terungkap Ketua DPC RBA Madura Raya Apresiasi Kinerja Polisi

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – DPC Peradi RBA Madura Raya selaku Tim Kuasa hukum Keluarga Korban Pembunuhan secara Sadis yang menimpa Selfi Nor Indasari Bocah (4 tahun ) asal Desa Tambaagung Ares Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, mengapresiasi kinerja Kepolisian Resor (Polres) Sumenep yang telah berhasil mengungkap terduga pelaku pembunuhan Kamis, (29/04/2021).

Ketua DPC RBA Madura Raya Syafrawi, SH mengatakan, Kami mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi atas kinerja Kapolsek Ambunten dan teman-teman Sat Resmob Polres Sumenep dalam waktu sepekan, mampu mengungkap pelakunya dengan inisial (L) perempuan paruh baya yang masih termasuk Kerabat dekat dari korban, bahkan rumahnya pun berdekatan.

Dari awal pihaknya sebagai kuasa hukum orang tua korban punya keyakinan berdasarkan saksi dan ibu korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa oran yang kita curigai mengerucut pada seseorang yang saat ini telah diamankan Aadi kantor kepolisian bersama suaminya,” ujar syafrawi (29/4).

Pihaknyapun berharap atas perbuatan pelaku, penegak hukum bisa memenuhi rasa keadilan pihak keluarga korban dengan memberikan hukuman yang setimpal. Dan diproses dengan seberat beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku, sehingga keadilan bagi korban bisa terwujud

“Selaku tim kuasa hukum korban akan terus mengawal sampai proses persidangan, dan Insya Allah, masyarakat akan semakin percaya atas kinerja Polres Sumenep dalam mengungkap dan menangani setiap kasus yang menimpa masyarakat, dan kami percayakan sepenuhnya terhadap kinerja Polres Sumenep”,Pungkasnya.

Diketahui, korban atas nama Selfie Nur Indah Sari (4tahun) ditemukan meninggal dunia dalam sumur tua dengan dibungkus karung, di Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Sumenep, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (21/4/2021). Korban hilang sejak pukul 11.00 WIB, Minggu (18/4/2021).

“Korban adalah putri dari keluarga Abd. Ghani (alm) dan Ibu Hamidah,” Tutupnya (fer)

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 24 Maret 2026, Cek Pergerakannya
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:13 WIB

Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terbaru