PPKM Darurat, BPP Perkomnas: Covid-19 Tidak Bisa Diajak Kompromi

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khusniyati selaku Ketua Umum BPP Permikomnas

Khusniyati selaku Ketua Umum BPP Permikomnas

JAKARTA, detikkota.com – Pemerintah menetapkan PPKM Darurat terhitung sejak tanggal 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Kasus Covid 19 melonjak tajam dalam lima pekan terakhir, bahkan menyentuh angka lonjakan yang terus meningkat dalam beberapa waktu silam.

Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (BPP Permikomnas) menegaskan bahwa pihaknya akan terus fokus pada kepentingan rakyat terkait penanggulangan Covid-19 dan melakukan pencerdasan digital guna memasifkan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam melakukan tindakan selama pandemi.

Melalui, Khusniyati selaku Ketua Umum BPP Permikomnas mengajak lapisan masyarakat untuk terus fokus pada penanggulangan dan pencegahan penularan Covid-19 dimulai dari hal kecil yakni meminimalisir kontak langsung (berkerumun) dan saling menjaga antar sesama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandemi belum juga usai, kegiatan belum normal. Kita harus terus menjaga kesadaran agar keadaan kembali seperti sedia kala. Hindari menyebar hoax dan saling lempar isu agar tidak memperkeruh suasara, jadilah masyarakat waras,” ujar Khusniyati, Jakarta, Senin, (5/7/2021).

Disisi lain, Moh Reja Sahrodi, Sekretaris Umum BPP Permikomnas menyampaikan pandangan nya bahwa mahasiswa harus menjadi pioner dalam percepatan pemulihan selama pandemi ini

“Penanganan pandemi ini tanggung jawab bersama, kita harus terus aktif menyuarakan kebenaran selama pandemi dan jangan terbebani dengan berita hoax,” tegasnya.

Pemerintah juga harus memberikan edukasi positif terhadap masyarakat dan tanggap mendengar aspirasi dari rakyat Indonesia terkait pandemi.

Ketika ditanya perihal seruan aksi yang berkaitan dengan agenda terdekat mahasiswa bergerak ke istana. Ketum BPP PERMIKOMNAS menyatakan pihaknya akan menahan diri sementara waktu dan tetap fokus pada penanggulangan Covid-19. (red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB