Akhirnya Mayat Mr. X Dimakamkan di TPU Desa Setempat

Kamis, 11 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat laki-laki saat ditemukan nelayan di perairan Pulau Gili Iyang, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Mayat laki-laki saat ditemukan nelayan di perairan Pulau Gili Iyang, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Seorang mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengambang di Perairan Pulau Gili Iyang, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (10/5/2023) kemarin akhirnya dikubur di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, atas kesepakatan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat, mayat laki-laki itu kemudian dikubur di TPU desa setempat.

“Mayat itu segera dimakamkan mengingat kondisi mayat sudah mulai membusuk,” ungkap Widiarti, Kamis (11/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, mayat tanpa identitas atau Mr. X itu ditemukan pada Rabu kemarin pukul 11.30 WIB, tepatnya di bibir Pantai Pulau Gili Iyang.

Widiarti menceritakan, mayat laki-laki yang pertama kali ditemukan nelayan setempat diperkirakan berumur antara 35-45 tahun. Ciri-cirinya, kepala gundul, memakai kaus warna hitam dan terdapat tato gambar wajah laki-laki dan gambar pistol di perut korban.

“Saat ditemukan, mayat mengambang dengan posisi telungkup di pantai,” sebutnya.

Mayat tanpa identitas itu kemudian ditarik ke daratan dan dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Gili Iyang untuk dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.

“Sampai saat ini identitas mayat laki-laki itu belum diketahui, dan belum ada satupun yang mengakui mayat ini sebagai keluarganya yang hilang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB