Aksi Heroik Driver Ojol Lumpuhkan Begal di Surabaya

Rabu, 14 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban driver ojol saat mendapat perawatan di rumah sakit dr soetomo surabaya

Korban driver ojol saat mendapat perawatan di rumah sakit dr soetomo surabaya

SURABAYA, detikkota.com – Kejahatan jalanan di Kota Surabaya semakin ganas saja, biarpun Anggota Satreskrim Polrestabes dan Jajarannya berupaya keras untuk membasmi bahkan beberapa pelaku sudah ditumbangkan, tak membuat pelaku kejahatan untuk berfikir dua kali.

Seperti yang diketahui pelaku kejahatan jenis begal sadis ini, tertangkap ketika ada perlawanan dari korbannya yaitu tukang Ojol setiba di Jl. Undaan Kulon, Surabaya.

Akibat dari aksi pembegalan itu, seorang korban driver ojek online (ojol) harus menjalani perawatan intensif di RSU Dr Soetomo dengan luka robek di bagian belakang. Korban Dimas Raka (24), warga Tenggumung Baru Selatan dibacok setelah sempat berduel satu lawan satu dengan begal sadis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya benar, korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Dr Soetomo. Masih pengembangan. Mohon waktu,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp, Rabu (14/10/2020) siang ini.

Menurut Informasi dihimpun kejadian berdarah itu bermula pada pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang menunggu orderan di kawasan Waru, Sidoarjo.

Kemudian, mendadak pelaku menawarkan untuk diantar ke kawasan Jalan Undaan, Surabaya.

Karena tidak memiliki aplikasi online, tersangka meminta untuk pesan secara offline atau tanpa menggunakan aplikasi. Setelah sepakat harga, korban bersedia mengantarkan tersangka.

Setiba di Jalan Undaan Kulon, tersangka tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam (Sajam). Dia berusaha menyerang korban hingga melukai kepala bagian belakang. Merasa diserang, korban tidak tinggal diam. Dia menghentikan laju motornya dan mengajak pelaku berduel.

Alhasil, pelaku kewalahan dengan perlawanan korban. Terlebih, saat kejadian ada sejumlah warga dan pengguna jalan lain membantu korban.

“Penangkapan tersangka, Kami dibantu warga. Dan saat ini masih proses pemeriksaan dan pengembangan,” pungkas Sutrisno. (Redho)

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang
Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri
Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:35 WIB

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:14 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB