Aktivis Muda NTT Tantang Bos BP2MI Untuk Debat

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Aktivis muda Nusa Tenggara Timur, Fridrik Makanlehi menantang Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani soal permintaan izin atau restu ke Presiden Jokowi untuk bertempur atau melawan dengan para pihak yang menyerang pemerintah.

Pernyataan Benny Rhamdani yang sedang viral itu disampaikannya saat Benny dan koleganya berbicara langsung dengan Presiden Jokowi di antara penyelenggaraan Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK),  Jakarta pada Sabtu (26/11/2022).

Fridrik yang sering panggil Fritz Alor Boy itu mengatakan, pernyataan Benny Rhamdani dapat menciptakan dan dapat menimbulkan konflik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan Pak Benny Rhamdani terkait izin melawan atau tempur dengan para pihak yang menyerang atau mengkritik pemerintah dalam hal ini Pak Presiden Jokowi bisa menimbulkan konflik diantara sesama anak bangsa,” ujar Tokoh Muda NTT itu kepada awak media pada Kamis (01/12/2022).

Sehingga, kata dia, dapata menimbul kan maka dia ingim menantang Benny Rhamdani terkait pernyataan tempur itu.

“Saya sebagai anak muda Indonesia, menginginkan Indonesia damai dan aman terus. Karena itu, saya siap menantang Pak Benny,” katanya.

Ia menambahkan, pernyataan Benny Rhamdani itu telah memicu keresahan dan mempekeruh situasi keamanan dan ketertiban bangsa.

“Saya berpikir, apa yang dikatakan Benny ini juga sangat berbahaya. Apalagi ia bilang “nantang tempur atau nantang lawan. Lantas, dia mau tempur atau lawan dengan siapa? mau lawan kami, anak muda atau sama siapa?. Menggunakan tangan besi untuk bertempur dengan orang lain, memangnya Pak Benny bisa menang. Saya tunggu aja dia,” ucapnya.

“Selain itu, bagiku, pernyataannya dapat memicu atau menciptakan perang saudara dan juga, ini sebuah langka awal untuk benturan dengan para pihak yang menyerang pemerintah, serta dapat memecah belah anak bangsa,”tambah dia.

“Apalagi dalam video tersebut, ia mengatakan bahwa ‘kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak. Kalau Bapak enggak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka maka penegakan hukum yang harus ditegakan,” lanjut Fritz.

Dalam Video itu Benny mengatakan, timnya lebih banyak dan siap bertempur melawan para penyerang Jokowi, kata Fritz, emang kenapa?

“Beliau mengatakan, timnya lebih banyak dan siap melawan. Emang kenapa? apakah kami takut dengan Pak Benny dengan koleganya yang banyak itu. Pernyataannya ini dapat menghancurkan demokrasi berbicara, demokrasi anak bangsa untuk memberikan saran lewat kritikan kepada pemerintah dan juga pernyataannya itu seperti preman pasar atau pinggir jalan yang sedang berbicara,” tegas dia.

“Bagiku, pemerintah maupun Pak Benny jangan alergi dengan kritikan-kritikan yang masuk. Sebab, ini negara demokrasi dan negara hukum. Siapa saja punya hak untuk mengkritik bangsa. Jika ada yang salah dari kritikan-kritikan orang lain ke pemerintah maka penegak hukum segara proses aja. Ngapain Pak Benny mau jadi preman untuk lawan atau tempur dengan mereka, penyerang pemerintah atau Presiden Jokowi,” tantang Fritz kepada Benny.

“Saya tunggu Pak Benny merespon pernyataanku ini,” imbuh anak muda NTT itu. (Dk)

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini
Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII
Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan
PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih

Kamis, 23 April 2026 - 12:17 WIB

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII

Kamis, 23 April 2026 - 11:09 WIB

Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026 - 11:06 WIB

PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan

Berita Terbaru