Alasan Utama Prosesi Arya Wiraraja Digelar di Kota Tua Kalianget

Sabtu, 28 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan Pataka kepada (pemeran) Arya Wiraraja dalam prosesi peringatan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep 2023.

Bupati H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan Pataka kepada (pemeran) Arya Wiraraja dalam prosesi peringatan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep 2023.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur melangsungkan prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai adipati pertama Sumenep di Kota Tua  Kecamatan Kalianget, Sabtu (28/10/2023).

Gelaran prosesi sakral itu dimaksudkan untuk mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah bahwa Kabupaten Sumenep memiliki sejarah panjang dalam pemerintahan, baik dalam sistem kerajaan hingga sistem kabupaten.

Pemilihan Kota Tua Kalianget sebagai tempat prosesi penobatan Arya Wiraraja juga mempunyai alasan tersendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sengaja melangsungkan prosesi ini di Kecamatan Kalianget karena kecamatan ini dalam catatan sejarah merupakan satu-satunya kota berkonsep modern di Madura,” kata H. Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep di sela-sela prosesi Arya Wiraraja di Kecamatan Kalianget.

Kota Tua Kalianget secara infrastruktur penataan kota lebih modern dan maju dibandingkan kota lain di Madura, bahkan di nusantara yang pembangunannya dilakukan pada masa VOC yakni tahun 1705 M. Pada saat berkuasa, VOC membangun berbagai sarana, seperti pelabuhan, Benteng ‘Loji Kantang’ dan Benteng Kalimo’ok.

“Sejarah peninggalan Kota Tua Kalianget lainnya hingga saat ini, antara lain, pos jaga kuno bergaya Eropa dan Belanda, gedung pembangkit listrik yang didirikan pada tahun 1914 dengan arsitektur yang bagus dan artistik, lokomotif dan lori yang dahulu seringkali dipakai untuk mengangkut garam dari ladang-ladang garam, pelabuhan tua, serta cerobong pabrik,” jelas Bupati Fauzi.

Dengan pagelaran drama kolosal prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep di Kota Tua Kalianget, Bupati berharap masyarakat tidak melupakan sejarah Kabupaten Sumenep, termasuk Kecamatan Kalianget yang penuh Masa Kejayaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun harmoni masa kejayaan dengan gotong royong dalam memajukan Kabupaten Sumenep,” pinta Bupati.

Dengan menampilkan sejumlah pertunjukan memukau, prosesi tersebut disaksikan ribuan masyarakat untuk melihat secara langsung drama kolosal dan kirab budaya yang menampilkan berbagai seni budaya. Di antaranya tari kreasi, tari kolosal, topeng dalang, tari juwak, pawai 7 kereta kencana, jaran serek dan tongtong serek.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa
Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan
Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan
Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik
Wabup Purwakarta Kunjungi Sejumlah Dinas, Tegaskan Agenda Silaturahmi dan Evaluasi Program

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 11:28 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa

Selasa, 14 April 2026 - 07:43 WIB

Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Berita Terbaru