AM Hendropriyono Tegaskan Covid-19 Bukan Konspirasi

Selasa, 12 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

detikkota.com – Saat ini tersiar berita bahwa Covid-19 adalah bakteri bukan virus, sehingga banyak kalangan masyarakat yang terpengaruh. Bahkan, ada yang beranggapan bahwa solusi dengan vaksin adalah bohong.

Ini hasil negatif dari teori konspirasi di AS yang mengglobal.

Di dunia ini, belum pernah ada ‘penemuan besar’ bahwa covid-19 merupakan bakteri. Saat ini produsen vaksin tidak hanya berjumlah satu perusahaan saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka (pabrikan vaksin) saling bersaing satu sama lain. Jadi tidak mungkin mereka berkonspirasi.

Ada sekian lembaga ilmiah, seperti RKI (Robert Koch Institut di Jerman) dl, yang integritasnya dan kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. Tidak ada satu pun dari mereka yang menyangkal, bahwa SARS-Cov-2 (Covid-19) adalah virus.

Prof. Dr. Franz Magnis Suseno menilai informasi dan berita hoaks vaksin Covid-19 sangat berbahaya, karena membuat orang ragu dan tidak percaya dengan usaha dari pemerintahnya masing-masing dalam menanggulangi pandemi covid.

Gara-gara hoaks, masyarakat pun beropini bahwa pemerintah telah membohonginya. Akhirnya, mereka tidak waspada dan kehilangan akal budinya.

Dampaknya, orang-orang bisa bertingkah laku psikopat dengan melakukan kekerasan. Misal, di Jerman ada orang merobek masker orang lain di kereta-api.

Di AS, ada seorang apoteker yang belakangan diketahui penganut teori konspirasi telah merusak 500 unit vaksin yang baru saja dikirim kepadanya.

MOHON!, kaum muda bangsa Indonesia sebagai garda terdepan. Berantaslah HOAX! yang sangat berbahaya dan meresahkan bagi masyarakat ini.

Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer.

Berita Terkait

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:02 WIB

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series 2026, Diluncurkan Langsung Menteri Pariwisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terbaru