Anak Ditemukan Tergantung, Ibu Korban Temukan Banyak Kejanggalan

Senin, 25 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – VT (16) siswa SMPN 23 ditemukan tewas bunuh diri di belakang mall di Jalan Kalirungkut, Rabu (20/04/2022). Melihat kondisi kepala anaknya, Yuliantini, Ibunda VT (16), menyatkaan ada beberapa kejanggalan.

Yuliantini mengatakan, ada beberapa hal yang mencurigakan. Salah satunya adalah ada barang yang hilang saat anaknya ditemukan mati menggantung dengan tulang leher patah.

Pasalnya, kata Yuliantini, ketika dilaporkan hilang korban membawa tabungannya sebesar ratusan ribu di dompetnya. Akan tetapi saat ditemukan hanya ditemukan uang Rp 5.000 di sakunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum hilang waktu berangkat sekolah itu dia bawa dompet itu berisi uang ratusan ribu, itu dompetnya gak ada, hanya ada Rp 5.000 di saku bajunya,” kata Yuliantini, Minggu (24/04/2022).

Kejanggalan lain, menurut Yuliantini, adalah saat ditemukan, layar ponsel yang dimiliki VT dalam kondisi retak. Padahal, sebelumnya ponsel anaknya tersebut kondisinya baik-baik saja.

“Sebelumnya itu HP-nya gak kenapa-napa. Pas ditemukan itu layarnya HP sudah retak,” jelasnya.

Yuliantini juga menceritakan, ia tidak merasa mengenali celana yang digunakan oleh korban saat ditemukan polisi. Bahkan, menurutnya, saat itu celana pramukanya ada di dalam dan celana pendek posisinya di luar.

“Terus celana pendek itu saya gak mengenali itu punya siapa. Waktu ditemukan itu, kaki satunya pake kaos kaki dan satunya enggak, sepatunya lepas semua,” tambahnya.

Masih menurut Yulianti, saat itu ia menyakan kondisi gigi jenazah yang sudah lepas. Ia menduga anaknya sempat dipukuli oleh seseorang.

“Katanya bagian gigi itu lama proses pelepasannya butuh bertahun-tahun. Kalau gigi Valentino yang diperkirakan mati cuma baru sebulan, giginya rontok itu juga ganjil,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan beritajatim, VT pelajar salah satu SMP Negeri di Surabaya yang telah hilang selama 45 hari, ditemukan meninggal tergantung tali rafia di sebuah lahan kosong belakang Transmart Rungkut, Jalan Kali Rungkut, Surabaya, Rabu (20/04/2022). Saat ditemukan, ia ditemukan mengenakan baju pramuka dan tulang kepala sudah menjadi tengkorak.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Susanto menjelaskan, penemuan tersebut bermula dari Reza (26) yang hendak mencari botol bekas di lahan kosong tersebut. Saat asyik mencari, tiba-tiba ia melihat tengkorak yang tampak menggantung di pohon. Ia pun lari dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan transmart Rungkut.

“Kami yang mendapat laporan langsung mengevakuasi jenazah dan melakukan pemeriksaan, dari tingkat pembusukan sudah lebih dari satu bulan,” ujar Joko, Kamis, (21/04/2022). [Redho]

Berita Terkait

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru