Antisipasi Banjir, DSDABM Surabaya Siagakan Petugas Rumah Pompa 24 Jam untuk Bersihkan Sampah

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya membersihkan tumpukan sampah di rumah pompa Greges guna mencegah penyumbatan saluran air.

Petugas Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya membersihkan tumpukan sampah di rumah pompa Greges guna mencegah penyumbatan saluran air.

SURABAYA, detikkota.com — Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) dan petugas rumah pompa selama 24 jam untuk mengantisipasi banjir akibat tumpukan sampah di saluran air. Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya penyumbatan yang memicu genangan di sejumlah titik saat hujan turun.

Kepala DSDABM Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan sampah masih menjadi kendala utama dalam penanganan banjir, terutama di saluran Greges yang menuju ke Bozem Morokrembangan. “Paling banyak itu sampah di saluran Greges, mulai dari sampah kecil hingga benda besar seperti helm, kasur, dan sofa,” ujarnya.

Untuk menjaga kinerja rumah pompa, DSDABM menugaskan petugas pompa dan penyaring sampah (penyarang sampah) secara bergantian dalam tiga shift. Setiap shift berlangsung delapan jam agar operasional pompa tetap optimal. “Saat tidak hujan, petugas menyisir saluran air. Tapi ketika hujan turun, mereka fokus membersihkan saringan rumah pompa dari tumpukan sampah,” jelas Syamsul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pekerjaan penyaringan sampah cukup berat karena sampah bercampur dengan air. Untuk itu, dilakukan rotasi petugas setiap delapan jam. “Saya pernah mencoba sendiri, baru sebentar saja sudah terasa pegal. Maka pekerjaan ini memang perlu pergantian agar maksimal,” ujarnya.

Jika volume sampah meningkat saat curah hujan tinggi, petugas rumah pompa juga akan dibantu oleh petugas dari posko terdekat.

Saat ini, Pemkot Surabaya mengoperasikan 76 rumah pompa dan berencana menambah lima unit lagi pada 2025 sehingga total menjadi 81 rumah pompa. Jumlah petugas di setiap rumah pompa bervariasi antara 4 hingga 8 orang, tergantung kapasitas pompa dan kondisi lapangan.

“Rumah pompa besar seperti di Greges dan Kalisari memiliki hingga delapan petugas karena jumlah pompanya banyak dan kapasitasnya besar. Satu pompa saja bisa menyedot tiga meter kubik air per detik,” terang Syamsul.

Ia menegaskan, upaya pemerintah akan lebih efektif jika masyarakat turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Dengan penanganan yang maksimal, kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga saluran air tetap bersih,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Sur

Berita Terkait

Pengaspalan Jalan di RT 06 RW 07 Ciseureuh Tuai Sorotan, Kualitas Dinilai Amburadul, Warga Keluhkan Dugaan Pengurangan Material
Pemkot Surabaya Tunda Pembangunan Tanggul Laut, Fokus Optimalkan Rumah Pompa dan Pintu Air
Dapur MBG Diduga Beroperasi Tanpa IPAL: DLH Tegas, Dinkes Bungkam — Ada Apa?
KH Md Widadi Rahim Terpilih Pimpin PCNU Sumenep Periode 2025–2030
Gedung Serba Guna Muhammadiyah Rowokangkung Diresmikan, Bupati Tekankan Pemanfaatan untuk Warga
Saluran Tersumbat Tanah di Munjuljaya Diduga Jadi Pemicu Banjir, Warga Pertanyakan Kinerja Dinas Terkait
Dugaan Tumpang Tindih Jabatan dan Manipulasi Pengerjaan Banprop di Desa Kertasari
Festival Pesisir 4 di Giligenting Hadirkan Budaya, Edukasi, dan Program Sosial untuk Warga Kepulauan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 18:50 WIB

Pengaspalan Jalan di RT 06 RW 07 Ciseureuh Tuai Sorotan, Kualitas Dinilai Amburadul, Warga Keluhkan Dugaan Pengurangan Material

Senin, 8 Desember 2025 - 16:44 WIB

Pemkot Surabaya Tunda Pembangunan Tanggul Laut, Fokus Optimalkan Rumah Pompa dan Pintu Air

Senin, 8 Desember 2025 - 11:29 WIB

Dapur MBG Diduga Beroperasi Tanpa IPAL: DLH Tegas, Dinkes Bungkam — Ada Apa?

Senin, 8 Desember 2025 - 06:54 WIB

KH Md Widadi Rahim Terpilih Pimpin PCNU Sumenep Periode 2025–2030

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:55 WIB

Gedung Serba Guna Muhammadiyah Rowokangkung Diresmikan, Bupati Tekankan Pemanfaatan untuk Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkot Surabaya Wajibkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 2026

Rabu, 10 Des 2025 - 08:38 WIB

Tim Damkar Surabaya yang selalu merespons laporan darurat melalui call center 112.

Pemerintahan

Sepanjang 2025, DPKP Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi

Selasa, 9 Des 2025 - 15:57 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie meninjau progres pembangunan KDKMP di salah satu lokasi di Kabupaten Sumenep, Selasa (09/12/2025).

Pemerintahan

Brigjen Danny Alkadrie Pantau Progres Koperasi Desa di Sumenep

Selasa, 9 Des 2025 - 15:55 WIB