Bangkalan Jadi Percontohan Dapur MBG Pertama di Madura

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal Erwin Charara Rusmana; Bupati Bangkalan Lukman Hakim; Dandim 0829 Letkol Inf. Nanang Fathur Rozi; serta Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novvan.

Peresmian dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal Erwin Charara Rusmana; Bupati Bangkalan Lukman Hakim; Dandim 0829 Letkol Inf. Nanang Fathur Rozi; serta Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novvan.

BANGKALAN, detikkota.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan bagian dari Program Nasional Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis), resmi beroperasi di Jalan Hakim Perdanakusuma, Bungsang, Bangkalan, pada Rabu (30/07/2025). Fasilitas ini dikelola oleh Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah.

Peresmian dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jenderal Erwin Charara Rusmana; Bupati Bangkalan Lukman Hakim; Dandim 0829 Letkol Inf. Nanang Fathur Rozi; serta Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novvan.

Jenderal Erwin dalam sambutannya menyebut dapur ini sebagai salah satu dari beberapa dapur MBG di Madura, dengan Bangkalan menjadi daerah pertama yang mengimplementasikannya. Ia menyatakan bahwa dapur tersebut bisa dijadikan percontohan oleh wilayah lain, termasuk Sampang dan Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara fisik dan operasional dapur ini sudah siap. Namun pengawasan berkala akan tetap dilakukan karena ini menyangkut nyawa dan masa depan generasi bangsa,” tegas Erwin.

Dapur MBG yang dibangun ini diklaim mampu memproduksi hingga 4.000 porsi makanan bergizi per hari. Menu yang disiapkan disesuaikan dengan selera masyarakat lokal, tetapi tetap mengacu pada standar gizi dari tenaga kesehatan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengapresiasi inisiatif ini dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan gizi, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil. Ia berharap program ini tak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan.

“Ini harus menjadi upaya kolektif membangun generasi Bangkalan yang sehat dan unggul,” ujar Lukman.

Lukman juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran tokoh agama dan lembaga keagamaan, untuk memastikan keberlanjutan program. Ia berkomitmen untuk mendorong replikasi program serupa di berbagai kecamatan di Bangkalan.

“Kami akan terus mendukung pengembangan dapur MBG agar jangkauan pelayanan gizi semakin luas dan merata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru