Banyuwangi Siapkan Pembangunan PLTB 200 MW Didukung Perusahaan Energi Jerman

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi bersama perwakilan perusahaan energi Jerman membahas rencana pembangunan PLTB.

Bupati Banyuwangi bersama perwakilan perusahaan energi Jerman membahas rencana pembangunan PLTB.

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Indonesia terus mendorong pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mendukung kemandirian energi dan target Net Zero Emission. Salah satu proyek yang akan direalisasikan berada di Banyuwangi, yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 200 megawatt oleh perusahaan energi asal Jerman.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (17/11/2025), menyampaikan bahwa PLTB merupakan pembangkit ramah lingkungan yang tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca sehingga akan memperkuat kontribusi daerah terhadap pasokan energi bersih nasional.

Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Sebelumnya, Bupati Ipuk telah bertemu dengan perwakilan perusahaan wpd Energi, yang diwakili Managing Director Asia Pasific Hans Christoph Brumberg, untuk memaparkan rencana pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hans Christoph mengatakan, Banyuwangi dipilih setelah melalui proses penilaian yang matang, termasuk potensi angin yang sesuai kebutuhan proyek. “Kami menemukan lokasi yang sangat potensial, berada dekat pantai dan kaki pegunungan,” ujarnya.

PLTB Banyuwangi direncanakan menghasilkan listrik hingga 200 megawatt dengan dukungan 25–30 turbin angin. Saat ini, perusahaan mulai memasuki tahap awal proyek dengan melakukan pengukuran potensi sumber daya angin.

Menurut Kepala DPMTSP Banyuwangi Partana, pembangunan PLTB telah disusun melalui tahapan terstruktur sejak 2024. Periode 2024–2025 difokuskan pada studi kelayakan dan pengumpulan data angin, sedangkan pembangunan infrastruktur dijadwalkan berlangsung pada 2026–2027.

“Seluruh rangkaian pembangunan ditargetkan selesai pada akhir 2028 dan mencapai Tanggal Operasi Komersial (COD),” jelas Partana.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB