Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP tongkang Trand Asia PB.5 yang terbalik di perairan Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kamis (26/2/2026).

TKP tongkang Trand Asia PB.5 yang terbalik di perairan Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kamis (26/2/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Kecelakaan laut terjadi di perairan Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 14.09 WIB. Tongkang TK. Trand Asia PB.5 yang digandeng kapal TB. DC 9 GT 151 mengalami kebocoran hingga akhirnya miring, terbalik, dan kandas.

Peristiwa tersebut terjadi di koordinat 6° 50′ 7.92” LS – 115° 13′ 42.6” BT atau sekitar perairan Selat Pulau Mamburit.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep Kompol Widiarti menjelaskan, tongkang tersebut sebelumnya telah kandas sekitar satu bulan lalu. Beberapa hari kemudian, badan tongkang mengalami kebocoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Kamis (26/2) sekitar pukul 15.00 WIB, anggota Syahbandar Kangean, Bapak Mario, melaporkan bahwa tongkang yang digandeng kapal TB. DC 9 mengalami kandas,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Seiring waktu, kondisi tongkang semakin memburuk. Muatan batu bara sempat dipindahkan ke tongkang lain. Namun, akibat dihantam gelombang, tongkang mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik. Sebagian muatan batu bara dilaporkan tumpah ke laut.

Beruntung, seluruh pekerja dan mandor berhasil dievakuasi oleh nelayan sekitar dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Menindaklanjuti peristiwa itu, tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Sumenep, Basarnas, BPBD Kabupaten Sumenep, serta komunitas nelayan setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemantauan di lokasi.

Jarak tempuh dari Pelabuhan Kalianget menuju lokasi kejadian diperkirakan sekitar 90 mil laut. Saat kejadian, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan bergelombang dengan tinggi ombak berkisar 0,8 hingga 0,9 meter. Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan antara 6,7 sampai 15 knots, dan kondisi air laut dalam keadaan pasang.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan untuk langkah kebijakan lebih lanjut.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor
Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Ikuti Penanaman Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan
Angin Kencang Berpotensi Picu Gelombang Tinggi, BMKG Sumenep Keluarkan Peringatan Dini
Eri Cahyadi Tegaskan Proses Hukum Oknum Jukir yang Ancam Warga di Kapas Krampung

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:40 WIB

Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:37 WIB

Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:27 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Produksi Garam di Sampang, Dorong Indonesia Bebas Impor

Berita Terbaru