Bawaslu RI Nilai Politik Identitas Dapat Berujung Konflik

Minggu, 4 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Isu politik identitas di Indonesia masih kerap terjadi hingga saat ini. Tak jarang, tindakan tersebut yang menyasar etnis atau ras tertentu kerap berujung pada konflik yang panjang buntutnya dan dapat merusak tata kelola pemerintahan.

Hal itu dibahas dalam diskusi politik identitas bertemakan “Pengaruh Politik Identitas Terhadap Iklim Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, pada Sabtu, (03/09/2022) di KopiBrug, Tebet, Jakarta.

Dayanto, Tenaga Ahli Bawaslu RI, melihat munculnya kasus tersebut kerap diembuskan oleh para pelaku politik identitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut ada 2 tantangan pada penyelanggaraan pemilu. Juga kerawanan dalam penyelenggaraannya, yaitu penyelenggaraan pemilu membutuh energi yang besar dan penyelenggaraan pemilu memerlukan Undang-undang.

“Tantangan kerawanan pelanggaran pemilu juga meliputi politik uang (money politic) dan politik identitas, maka dibutuhkan nya netralitas dalam hal ini. Jika semua itu terjadi maka dapat merusak tata kelola pemerintahan,” katanya.

Dalam konteks Bawaslu (pengawasan), ia menyebut tugas dan tupoksi nya terkait penyelesaian dan kerawanan politik identitas.

“Kami lebih fokus pada pendekatan ke kelompok masyarakat, dengan mendengarkan dan berdiskusi dengan pihak-pihak terkait,” tambahnya.

Ia juga memaparkan, perilaku tersebut kerap muncul karena banyak orang atau individu tertentu berpikir berada dalam ruang identitas yang tunggal. Akibatnya, jika ada identitas lain di luar identitasnya dianggap sesuatu yang asing. (Dio)

Berita Terkait

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II
Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Senin, 23 Februari 2026 - 10:42 WIB

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:57 WIB

Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Berita Terbaru