Bertemu Ketua PW NU Jawa Timur, Si Singa Nusantara Sorot Tambang Emas Tumpang pitu Dan Gunung Salak’an

Jumat, 9 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LBH Nusantara bertemu dengan KH. Marzuky Mustakmar Ketua PW NU Jawa Timur

Ketua LBH Nusantara bertemu dengan KH. Marzuky Mustakmar Ketua PW NU Jawa Timur

BANYUWANGI, detikkota.com – Ketua LBH Nusantara yang juga Advocat Senior di kantor Luhur Kedaton Law Office & Partners, MH. Imam Ghozali SH. pada hari Senin (5/10/2020) berkesempatan bertemu dengan KH. Marzuky Mustakmar Ketua PW NU Jawa Timur yang juga pimpinan Pondok Pesantren Sabillul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur.

Menurut Ghozali, dirinya sowan ke KH. Marzuky dengan maksud ingin didoakan, apalagi dirinya juga pernah mondok dan jadi santri di Pondok Pesantren Sabillul Rosyad.

“Saya sowan kesini tanpa ada perjanjian lebih dulu, cukup dengan keyakinan kalau Alloh SWT mengizinkan pasti saya bisa ketemu beliau,” tutur Ghozali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ghozali menceritakan jika KH. Marzuky Mustakmar yang dikenalnya sejak waktu kuliah di Malang adalah sosok ulama dan dosen yang idealis.

Lebih lanjut, Ghozali juga mengatakan jika memang sudah menjadi kebiasaannya, dimanapun dirinya berada akan selalu sowan kepada para ulama yang pernah menjadi gurunya, seperti di Kabupaten Banyuwangi dirinya juga pernah mondok di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sumberberas Muncar, yang didirikan oleh KH. Iskandar/Askandar dan diteruskan KH. Abu Hasan Syadili Iskandar, KH. Imam Baedowi Iskandar.

“Dikota manapun yang saya datangi pasti saya akan berusaha sowan ke ulama’ syalaf atau ziarah ke makam Auliya’ dikota tersebut. Kalau ke Malang saya mesti mampir ke Pesantren Luhur yang didirikan Prof. Dr. KH. Achmad Mudlor, SH. yang saat ini dipimpin Gus Danial Farafis, SH. S.Hum. M.Ag., karena bagi saya hidup bukan hanya urusan pekerjaan tapi lebih dari itu bisa menjadi perjalanan spiritual. Waktu urus kerja di Garut saya juga sempat bermalam di Gunung Makam Godong makam Prabu Kian Santang,” sebutnya.

Dalam pertemuannya dengan KH. Marzuky, selain sudah cukup lama tidak bertemu dan melepas rasa kangen, Ghozali juga banyak menceritakan persoalan masyarakat luas terutama apa yang ada dan sedang terjadi di Kabupaten Banyuwangi.

“Sambil menikmati minum teh, singkong dan suun rubus, setelah beliau menanyakan kabar anak, istri dan keluarga, tak lepas saya sampaikan persoalan keluh kesah masyarakat Banyuwangi mulai tentang Calon Bupati, pengurus NU, Ansor, dan juga persoalan masyarakat dengan adanya tambang emas Tumpangpitu yang dikelola PT BSI, serta kondisi masyarakat disekitarnya, mulai kondisi jalan, penyerapan tenaga kerja warga lokal dan banyak lagi,” paparnya.

Sebab, menurutnya, KH. Marzuky yang baru menjabat Ketua PW NU Jawa Timur perlu mengetahui dan mendengar masukan dari banyak pihak tentang adanya tambang emas Tumpangpitu milik PT BSI

“Beliau kan baru dua tahun jadi Ketua PW NU Jawa Timur, jadi tidak ada salahnya mendengar masukan dari banyak pihak, dan saya ingin adanya PT BSI tambang emas Tumpangpitu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bukan nantinya di nikmati beberapa gelintir orang,” imbuhnya.

Dia juga sudah memberikan data-data terkait keberadaan tambang emas di Gunung Tumpangpitu, yang kabarnya akan merambah ke Gunung Sala’an dan saat ini untuk Gunung Sala’an di pertahankan oleh warga sekitar supaya tidak bernasib sama dengan Gunung Tumpangpitu.

“Dari pertemuannya itu Alhamdulillah KH.Marzuky Mustakmar memberikan respon positif, dan untuk selanjutnya saya sepenuhnya percaya beliau akan mengambil sikap yang bijaksana,” pungkasnya. (SHT).

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB