BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat Guyur Jabodetabek Hari Ini

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan mengguyur wilayah Jakarta, seiring peringatan BMKG terkait potensi hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek, Kamis (16/4/2026).

Ilustrasi hujan mengguyur wilayah Jakarta, seiring peringatan BMKG terkait potensi hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek, Kamis (16/4/2026).

JAKARTA, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Kamis (16/4/2026).

Dalam peringatan dini yang dirilis, BMKG menetapkan sejumlah wilayah dalam status siaga hujan lebat hingga sangat lebat, di antaranya Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta wilayah Kabupaten dan Kota Bogor dan Kota Depok.

Sementara itu, status waspada hujan sedang hingga lebat meliputi Kota Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, serta Kabupaten dan Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG menyebutkan, hujan berpotensi terjadi sepanjang hari dan dapat disertai dampak hidrometeorologi. Meski demikian, tidak terdapat peringatan dini terkait angin kencang maupun status awas dalam periode ini.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air, luapan sungai, hingga risiko longsor yang dapat mengganggu aktivitas.

BMKG juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh periode pancaroba, yaitu masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Wilayah Jakarta diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada awal Mei 2026.

Selain itu, hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh dinamika atmosfer, seperti aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, gelombang Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).

Peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia juga turut memengaruhi pola angin dan konvergensi yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.

Penulis : Jack

Editor : Jack

Berita Terkait

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
PMII Sumenep Demo Pemkab, Desak Revisi Perda Tembakau

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Calon penerima Beasiswa Baznas Cendekia 2026 di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep, Jalan KH Agus Salim, Selasa (19/05/2026).

Daerah

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB