BANGKALAN, detikkota.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim menemui langsung massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Senin (19/1/2026).
Di bawah terik matahari, Lukman Hakim berdiri bersama mahasiswa dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan melalui orasi. Kehadirannya di tengah massa menjadi bentuk keterbukaan pemerintah daerah terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.
Bupati Lukman Hakim mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan daerah. Ia menyebut aspirasi yang disampaikan merupakan harapan bersama untuk perbaikan Bangkalan di berbagai sektor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aspirasi yang disampaikan menyangkut pendidikan, pelayanan publik, kesehatan, dan sektor lainnya. Itu menjadi perhatian kami,” ujarnya.
Menurut Lukman, sejumlah isu yang disuarakan mahasiswa telah masuk dalam agenda pembahasan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Berbagai persiapan dan langkah evaluasi telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia juga menjelaskan bahwa sistem penilaian kinerja pelayanan publik mengalami perubahan. Jika sebelumnya evaluasi hanya mencakup beberapa organisasi perangkat daerah, kini penilaian diperluas hingga kecamatan, kelurahan, dan desa.
“Jumlah unit yang dinilai jauh lebih banyak, sehingga masih ditemukan hal-hal yang perlu dibenahi,” katanya.
Bupati menegaskan evaluasi birokrasi akan terus dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, baik masyarakat maupun lembaga legislatif.
Terkait adanya insiden dorong-dorongan saat aksi berlangsung, Lukman Hakim menegaskan tidak ada upaya untuk membenturkan mahasiswa dengan aparat keamanan dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Selain itu, isu pengelolaan sampah turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Pemerintah daerah, kata Lukman, telah menyiapkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026, serta mendorong inovasi pelayanan publik di tingkat desa.
Dialog langsung ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan partisipatif guna menyerap aspirasi masyarakat demi peningkatan kualitas pembangunan daerah.
Penulis : AS
Editor : Red







