BANGKALAN, detikkota.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau langsung kondisi Alun-Alun Bangkalan, Rabu (11/2/2026), sebagai bagian dari proses penyusunan landscape dan Detail Engineering Design (DED) rencana revitalisasi kawasan tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan konsep penataan alun-alun selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Revitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Revitalisasi Alun-Alun Bangkalan 2025 hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur.
Dari workshop tersebut dihasilkan tiga konsep desain penataan alun-alun. Bupati Lukman menginginkan ketiga desain itu tidak diterapkan secara terpisah, melainkan digabung menjadi satu konsep terpadu yang mengakomodasi keunggulan masing-masing rancangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hal ini sesuai dengan masukan dan saran dari masyarakat saat kita memamerkan hasil workshop itu,” ujar Lukman.
Menurutnya, penggabungan konsep diperlukan agar revitalisasi mampu menghadirkan ruang publik yang representatif, estetis, dan fungsional bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam survei lapangan tersebut, Bupati meninjau sejumlah titik yang direncanakan untuk didesain ulang. Beberapa area menjadi perhatian, di antaranya penataan ruang terbuka hijau, area aktivitas warga, serta pengaturan pedagang dan fasilitas umum.
Lukman menargetkan hasil survei lapangan rampung sebelum 20 Februari 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari proses menuju penyusunan DED sebagai dasar teknis pelaksanaan revitalisasi.
Pemkab Bangkalan berharap revitalisasi Alun-Alun Bangkalan dapat menghadirkan wajah baru ruang publik sekaligus menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat yang lebih tertata dan nyaman.
Penulis : AS
Editor : AS







