Bupati Lumajang Dorong Usaha Kreatif Jadi Ruang Ekonomi dan Sosial

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati menghadiri peresmian Cafe Sinaria, peluncuran Flareya Beauty Skincare, dan ulang tahun ke-3 Fariz Gym di Stadion Semeru, Minggu malam (7/9/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati menghadiri peresmian Cafe Sinaria, peluncuran Flareya Beauty Skincare, dan ulang tahun ke-3 Fariz Gym di Stadion Semeru, Minggu malam (7/9/2025).

LUMAJANG, detikkota.com – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan bahwa usaha yang lahir dari inisiatif masyarakat bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga sarana memperkuat interaksi sosial, menumbuhkan ide baru, dan membangun solidaritas warga.

Hal itu disampaikan Bunda Indah saat menghadiri peresmian Cafe Sinaria, peluncuran Flareya Beauty Skincare, serta peringatan ulang tahun ke-3 Fariz Gym di kawasan Stadion Semeru, Minggu malam (7/9/2025). Menurutnya, ketiga momentum tersebut menjadi bukti kemandirian warga Lumajang dalam mengembangkan usaha di bidang kuliner, kecantikan, dan olahraga.

“Yang besar selalu berawal dari yang kecil. Cafe Sinaria misalnya, bukan hanya tempat kuliner, tetapi juga bisa menjadi ruang diskusi, brainstorming, dan tongkrongan positif bagi anak muda. Demikian juga usaha lainnya, mereka membangun ruang interaksi, ruang silaturahmi, sekaligus menguatkan ekonomi masyarakat,” ungkap Bunda Indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, semangat kewirausahaan warga Lumajang tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperluas ruang kebersamaan. “Kita butuh tempat-tempat yang menghubungkan warga, melahirkan ide, dan menghidupkan solidaritas. Dari sinilah kekuatan Lumajang tumbuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) menilai hadirnya usaha kreatif warga menjadi cerminan ekonomi berbasis gotong royong. “Kita melihat energi baru dari warga sendiri. Mereka menghadirkan usaha yang sehat, mengajak hidup produktif, sekaligus menghidupkan jejaring sosial,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan usaha kreatif seperti Cafe Sinaria, Flareya Beauty Skincare, dan Fariz Gym menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada investasi besar, melainkan juga pada inisiatif masyarakat yang menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Bunda Indah menutup dengan ajakan membangun ekonomi rakyat berbasis kebersamaan. “Mari kita terus hidupkan ruang-ruang usaha yang memberi manfaat ganda: ekonomi tumbuh, masyarakat rukun, dan anak muda punya wadah untuk berkreasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi
Nilai Ekspor Banyuwangi Capai Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Tembus 80 Negara
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar: Pancasila Adalah Fondasi Kepercayaan dan Keadilan dalam Membangun Ekonomi Bangsa

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:35 WIB

PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:19 WIB

TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:58 WIB

Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi

Berita Terbaru