Bupati Lumajang Tegaskan Kewaspadaan Tetap Diutamakan Meski Aktivitas Semeru Relatif Aman

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com — Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa kondisi Gunung Semeru saat ini terbilang aman, namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau dampak aktivitas Semeru di Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Pronojiwo, Kamis pagi (20/11/2025).

“Gunung saat ini relatif aman, namun kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Seluruh jajaran pemerintah daerah, BPBD, dan petugas di lapangan terus memantau kondisi untuk memastikan keselamatan warga,” ujar Indah.

Pemantauan status gunung dilakukan secara berlapis terutama di kawasan rawan, termasuk daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Petugas di lapangan disiagakan untuk memberikan arahan serta informasi resmi apabila terjadi perubahan situasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mitigasi bencana dengan menempatkan keselamatan warga sebagai fokus utama. Masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti instruksi petugas, dan merujuk pada informasi dari saluran resmi pemerintah.

Meski aktivitas gunung berada pada kondisi normal, Indah menuturkan bahwa tim pengawas tetap disiagakan, koordinasi lintas instansi terus berjalan, dan ketersediaan logistik dipastikan optimal. Upaya ini dilakukan untuk menjaga rasa aman masyarakat serta memastikan langkah mitigasi dapat segera diterapkan bila terjadi eskalasi aktivitas gunung.

Dengan sistem pengawasan yang terstruktur, pemerintah daerah memastikan perlindungan masyarakat tetap terjaga, seiring status Level IV (Awas) Semeru yang masih diberlakukan.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB