Bupati Sumenep Tekankan Pengelolaan Dana Desa Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Warga

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan arahan dalam FGD Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan arahan dalam FGD Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pengelolaan keuangan desa harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat membuka FGD Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025 di Kantor Bupati, Jumat (14/11/2025).

Menurut Bupati, pengelolaan Dana Desa (DD) tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan laporan, tetapi harus memastikan bahwa penggunaan dana benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Keuangan desa bukan hanya soal administrasi, tetapi bagaimana dana tersebut menyentuh dan meningkatkan taraf hidup warga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Fauzi menekankan bahwa Dana Desa merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan. Karena itu, pengelolaannya dituntut dilakukan secara transparan, akuntabel, serta berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat.

Ia juga meminta para kepala desa bekerja dengan integritas dan semangat kolaboratif, mengingat pembangunan desa merupakan bagian penting dari pembangunan daerah secara keseluruhan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Bupati, berkomitmen mendukung pemerintah desa agar pengelolaan keuangan tepat sasaran dan berfokus pada kepentingan masyarakat. Ia berharap Dana Desa dapat mendorong lahirnya desa-desa mandiri dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan desa bisa bergerak ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati mendorong pemanfaatan teknologi dalam tata kelola desa. Menurutnya, teknologi dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat transparansi pengelolaan keuangan.

Pemerintah desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, lanjutnya, akan lebih mudah berinovasi dalam perencanaan pembangunan, pemantauan program, hingga penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Teknologi harus dimanfaatkan untuk mewujudkan tata kelola desa yang modern dan akuntabel. Kepala desa harus berani berinovasi demi memajukan desanya,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Wajibkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 2026
Sepanjang 2025, DPKP Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi
Brigjen Danny Alkadrie Pantau Progres Koperasi Desa di Sumenep
Peringatan Hakordia 2025 di Kota Probolinggo Tegaskan Komitmen Antikorupsi
Wali Kota Eri Paparkan Inovasi Kota Cerdas Surabaya pada Seminar IGA 2025
Pemkab Lumajang Salurkan 100 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo kepada Pengayuh Becak
Rakor Gerindra di Banyuwangi Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Presiden
Program Aku Hatinya PKK Diperkuat, Bangkalan Jadi Lokasi Percontohan

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:38 WIB

Pemkot Surabaya Wajibkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 2026

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:57 WIB

Sepanjang 2025, DPKP Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:55 WIB

Brigjen Danny Alkadrie Pantau Progres Koperasi Desa di Sumenep

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:03 WIB

Wali Kota Eri Paparkan Inovasi Kota Cerdas Surabaya pada Seminar IGA 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:46 WIB

Pemkab Lumajang Salurkan 100 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo kepada Pengayuh Becak

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkot Surabaya Wajibkan Pembayaran Parkir Nontunai Mulai 2026

Rabu, 10 Des 2025 - 08:38 WIB

Tim Damkar Surabaya yang selalu merespons laporan darurat melalui call center 112.

Pemerintahan

Sepanjang 2025, DPKP Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi

Selasa, 9 Des 2025 - 15:57 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie meninjau progres pembangunan KDKMP di salah satu lokasi di Kabupaten Sumenep, Selasa (09/12/2025).

Pemerintahan

Brigjen Danny Alkadrie Pantau Progres Koperasi Desa di Sumenep

Selasa, 9 Des 2025 - 15:55 WIB