Cabut Bai’at Mantan Anggota NII di Dharmasraya, Kadensus 88 AT: Hari ini Jumlahnya Paling Banyak

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR, detikkota.com – 391 warga yang sebelumnya tergabung dalam NII (Negara Islam Indonesia) mencabut bai’at untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kadensus 88 Anti Teror (AT) Polri Irjen Marthinus Hukom mengatakan, kita harus bersyukur karena momentum ini bertepatan dengan bulan suci ramadan dan juga sebagai forum silaturahmi, terutama bagi mantan NII.

“Saya apresiasi Gubernur Sumbar yang mengeluarkan kebijakan dalam menyikapi terorisme, radikalisme, dan intoleransi beberapa waktu terakhir. Termasuk support dari Polda dan jajarannya serta Bupati Dharmasraya,” kata Marthinus di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya, Rabu, 27 April 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, pihaknya hadir tidak saja sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari anak bangsa untuk merangkul saudara-saudara kita yang mungkin di antaranya menjadi korban karena ketidaktahuan mereka.

“Pemerintah melakukan pendekatan kepada saudara kita yang menyimpang atau memahami suatu yang salah. Kami ingin duduk bersama, merangkul dengan penuh kasih sayang,” terangnya.

Duduk bersama, sambungnya, tentu menjadi lebih penting dari pada penangkapan dan penegakan hukum.

“Hari ini saya melihat kesadaran dari saudara-saudara untuk bangkit bersama-sama menjaga NKRI. Ini pertama kali kami bersama saudara dalam jumlah yang banyak. Yang dicabut bai’at hari ini paling banyak,” pungkasnya (M.Irwan)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru