Cakupan ORI Campak Rubela di Sumenep Capai 60,8 Persen di Hari ke-11

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus melaksanakan program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela (MR). Hingga hari ke-11, cakupan imunisasi mencapai 44.944 anak atau 60,8 persen dari total sasaran 73.969.

Kepala DKP2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menjelaskan capaian imunisasi per kelompok usia. Untuk sasaran usia 9–12 bulan sebanyak 3.404 anak, yang diimunisasi 1.643 anak (48,3 persen). Usia 12–47 bulan dari 31.237 sasaran, sudah 14.557 anak (46,6 persen). Usia 4–6 tahun dari 26.308 sasaran, sudah 19.019 anak (72,3 persen). Sedangkan usia 7 tahun dari 13.020 sasaran, sudah 9.725 anak (74,7 persen).

“Untuk saat ini, capaian tertinggi berada di Puskesmas Giligenting dengan 1.371 anak diimunisasi atau 87,6 persen. Sementara capaian terendah di Puskesmas Dungkek, baru 576 anak dari 2.362 sasaran atau 24,4 persen,” ujar Ellya, Sabtu (6/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi kinerja Puskesmas Giligenting dan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan maupun desa agar sosialisasi mengenai imunisasi semakin intensif.

Menurutnya, Dinas Kesehatan P2KB telah menyiapkan vaksin dan logistik kesehatan, menata fasilitas kesehatan termasuk ruang isolasi pasien campak, serta melakukan edukasi masyarakat.

“Edukasi terus dilakukan mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan campak. Kami juga berkomitmen memantau situasi melalui survei epidemiologi dan analisis data kasus,” jelasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, penyuluhan melibatkan tokoh masyarakat guna meningkatkan kesadaran imunisasi, terutama di wilayah berisiko tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap gejala campak dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Kepatuhan terhadap imunisasi adalah langkah penting dalam menanggulangi wabah ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel
RS BHC Run 2026 di Sumenep Berlangsung Meriah, Ribuan Peserta Ikut Ambil Bagian
Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Inovasi dan SDM
Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu Pendamping Pasien TBC dari Kemenkes
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Kepuasan Publik Tertinggi, Raih Nilai 90,20 Persen
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Spesialis Urologi, Permudah Akses Kesehatan Warga
Kasus Suspek Chikungunya Muncul di Sejumlah Wilayah Pamekasan, Dinkes Minta Warga Waspada
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis untuk Kaum Difabel

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:13 WIB

RS BHC Run 2026 di Sumenep Berlangsung Meriah, Ribuan Peserta Ikut Ambil Bagian

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:17 WIB

Tingkatkan Mutu Layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Inovasi dan SDM

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:58 WIB

Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu Pendamping Pasien TBC dari Kemenkes

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:51 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Kepuasan Publik Tertinggi, Raih Nilai 90,20 Persen

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB