Cek Kebutuhan Air Bersih Warga, Bupati Fauzi Temukan Air Sumur Tak Layak Konsumsi

Senin, 7 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo membagikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo membagikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo turun langsung mengecek ketersediaan air bersih di Desa/Kecamatan Rubaru dakam merespons laporan krisis air bersih dari masyarakat.

Di lapangan, Bupati Fauzi langsung mengecek kondisi sumur yang biasa digunakan masyarakat untuk konsumsi.

“Ternyata airnya kuning kecoklatan,” kata Cak Fauzi, seperti dikutip dari media sosial pribadinya @achmadfauzi_wy, Minggu (6/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kondisi air yang dinilai tidak layak dikonsumsi, Bupati menelepon Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi untuk segera memasok air bersih.

Tidak lama dari perintah orang nomor 1 di Pemkab Sumenep itu, bantuan air bersih pun datang. Sedikitnya, ada 2 mobil tangki air datang ke Desa Rubaru menyuplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya dapat telepon dari masyarakat, mengadukan kekurangan air bersih. Saya cek ke lapangan, ternyata air sumurnya berwarna kuning kecoklatan. Saya langsung telepon Kepala BPBD untuk mendatangkan air bersih. Alhamdulillah bantuan sudah tersalurkan,” kata Bupati Fauzi.

Di sisi lain, Fauzi juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar bersiap menghadapi ancaman kekeringan. Menurutnya, perlu langkah preventif untuk meminimalisasi dampak kekeringan.

“Kebutuhan masyarakat yang harus diutamakan. Jadi saya minta seluruh OPD bersiap dengan upaya-upaya preventif,” imbaunya.

Berdasarkan surat Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Surabaya tertanggal 30 Mei 2023, awal musim kemarau di wilayah utara dan tengah Kabupaten Sumenep diperkirakan pada April dasarian 3 dan di wilayah timur pada April dasarian 1. Sementara untuk puncak musim kemarau diperkirakan pada Agustus di wilayah Utara dan Tengah, serta September untuk wilayah Timur.

Berita Terkait

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing
Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026
Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga
Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran
Pemkab Sumenep Salurkan Santunan Anak Yatim dan Duafa Jelang Idulfitri 1447 H
Bapperida Bangkalan Gelar Rakor Sinkronisasi Usulan Bantuan Program 2027
Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA ASN Jelang hingga Pasca Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:29 WIB

Bupati Probolinggo Perkuat Sinergi Pemerintah Desa Menuju Desa Inovatif dan Berdaya Saing

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Siapkan Berbagai Moda Transportasi dan Operasi Ketupat untuk Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:47 WIB

Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW untuk Perkuat Listrik di Wilayah Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:24 WIB

Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Gerakan ASRI, ASN Bersih-Bersih Kota Sambut Pemudik Lebaran

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB