Curi Perhatian Pengunjung, Ini Baju yang Dikenakan Bupati dan Istri di Peringatan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri, Nia Kurnia Fauzi mengenakan busana Kanigara.

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri, Nia Kurnia Fauzi mengenakan busana Kanigara.

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo bersama istri, Nia Kurnia Fauzi berhasil mencuri perhatian para pengunjung acara prosesi penobatan Arya Wiraraja sebagai adipati pertama Sumenep di Kota Toa Kalianget. Pasalnya, pakaian yang dikenakan keduanya pada <span;>peringatan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep cukup mengagumkan.

Diketahui, pakaian yang dikenakannya adalah busana Kanigara, khas Keraton Sumenep. Terlihat, keduanya bak raja dan ratu. Semakin anggun saat keduanya menaiki kereta kencana.

Busana Kanigara yang dikenakan pasangan Bupati dan Ketua TP PKK Sumenep itu berwarna merah dengan corak emas dan aksesoris menarik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Istri saya tercinta (Nia Kurnia, red) yang hari ini tampil berbeda, sangat anggun dan cantik butuh proses lama. Saya minta dan merayu (agar mau mengenakan pakaian Kanigara) hampir satu bulan. Baru mau mengenakan busana ini,” cerita Bupati Fauzi, diawal sambutannya, Sabtu (28/10/2023).

Tidak hanya bupati dan istri, jajaran Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menggunakan baju khas keraton tersebut.

Diberitakan sebelumnya, acara Peringatan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep menyuguhkan sejumlah pertunjukan memukau dan disaksikan ribuan masyarakat yang melihat secara langsung drama kolosal dan kirab budaya dengan menampilkan berbagai seni budaya. Di antaranya tari kreasi, tari kolosal, topeng dalang, tari juwak, pawai 7 kereta kencana, jaran serek dan tongtong serek.

Berita Terkait

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:31 WIB

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Berita Terbaru