Demi Meningkatkan Pelayanan, Fasilitas Medis di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Akan Ditambah

Rabu, 28 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2022 senilai Rp 2.4 miliyar, akan digunakan untuk menambah sejumlah fasilitas canggih di RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Humas RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Arman Endika Putra, bahwa anggaran senilai Rp 2.4 miliyar rupiah yang bersumber dari DBHCHT itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sementara fasilitas yang saat ini dalam tahap pengadaan dari DBHCHT tersebut akan dibelikan Mobile X Ray. Alat ini hadir untuk memaksimalkan pelayanan pasien yang ada di IGD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang mana Mobile X Ray. Alat ini hadir untuk memaksimalkan pelayanan pasien yang ada di IGD, Sehingga dengan alat itu pasien tidak perlu lagi dibawa ke ruang radiologi. Karena alat ini bisa dibawa ke tempat pasien dirawat.

Selain Mobile X Ray, alat lain yang juga akan dihadirkan rumah sakit pelat merah tersebut berupa hemodinamik.

“Alat ini berfungsi memantau indikator vital dari pasien agar jika terjadi kegawatdaruratan segera teratasi. Tentunya alat ini lebih detil dari kerja alat pasien monitor yang sudah ada,” terang Arman saat ditemui di Ruang kerjanya, Rabu (28/09/2022).

Fasilitas lain yang juga bakal ada di rumah sakit milik pemerintah daerah ini, berupa alat suction pump mobile.

“Itu nanti berfungsi sebagai alat penyedot cairan untuk pasien yang dioperasi. Alat ini bisa digunakan tidak hanya di meja operasi, tapi bisa dibawa, termasuk di perjalanan, bisa dibawa di ambulans,” urainya.

Nantinya, lanjut Arman, akan hadir juga alat untuk anastesi, alat ini akan memonitor pemberian obat secara otomatis bagi pasien yang dirawat.

“Biasanya kan diberikan lewat suntik, alat itu akan bekerja dengan cara tetes, keluarga pasien bisa dipandu secara mandiri untuk memencet alat itu, dan secara otomatis akan menyalurkan obat,” jelasnya.

Arman memprediksi, alat-alat tersebut sudah dapat dimanfaatkan warga Sumenep akhir tahun ini.

“Insya Allah barang-barang tersebut 20 November sudah sampai di sini, dan Desember nanti semoga sudah bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat Sumenep,” tandasnya. (Md/red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru