Dinas Perikanan Bersama KPPI Cabang Sumenep Bentuk Poklahsar di Desa Marengan Laok

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep bersama Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) membentuk Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (Poklahsar) Putri Baitul Hannan, di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget.

Hal ini merupakan bentuk saling bersinergi dan memantapkan tujuan membangun usaha di bidang pengolahan dan pemasaran berbasis ikan atau pengolahan yang berbahan dasar sumber daya laut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Penyuluhan Perikanan Muda, Penyuluh yang tergabung dari Dinas Perikanan dan KPPI Cabang Sumenep, serta Penelaah dan Perencana Teknis Bidang Pengolahan Dinas Perikanan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu Anggota Penyuluh Perikanan Muda, Ida Dwi Suryani mengungkapkan, nantinya Poklahsar Putri Baitul Hannan akan dibina untuk terus meningkatkan level kelembagaan.

“Upaya kami yaitu dengan cara mengadakan pertemuan rutin setiap bulan, yang nantinya akan memiliki bermacam model kegiatan seperti pelatihan atau sharing hearing,” ungkapnya, pada Senin (15/07/2024) kegiatan kemarin.

Ia berharap, kelompok ini lebih maju dan meningkatkan SDM yang paling penting. Untuk peningkatan informasi, di antaranya bisa menemukan pembaharuan resep olahan terbaru, guna meningkatkan stimulan masyarakat.

“Jika SDM-nya meningkat pasti pendapatannya juga meningkat,” terangnya.

Sementara Ketua Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Cabang Sumenep Yusnaniyah menyatakan, peran KPPI sebagai pemberdaya perempuan pesisir juga turut membantu kelompok ini agar lebih baik ke depannya.

“Kami bergerak untuk mendorong perempuan-perempuan di pesisir lebih maju, seperti di Desa Marengan Laok ini. Dan kami bergerak di bagian pemberdayaan perempuan dalam beberapa bidang seperti bidang ekonomi, dan pengetahuan lingkungan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru