Dinas Perkimhub Sumenep Bangun Ribuan Rumah Melalui Program BSPS

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Perkimhub Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Perkimhub Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi.

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur telah membangun ribuan rumah tidak layak huni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2023.

Program BSPS merupakan bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dilaksanakan dengan skema Padat Karya Tunai (PKT) guna mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Perkimhub Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi mengatakan, realisasi Program BSPS telah dimulai sejak awal tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahap pertama, program BSPS di Kabupaten Sumenep menyasar 1800 MBR,” sebutnya, Jumat (29/9/2023).

Pihaknya berharap, dengan skema PKT program BSPS dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tidak hanya memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman, namun juga mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat.

“Program ini sangat membantu masyarakat untuk memiliki hunian yang layak dengan dana stimulan yang disalurkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, setiap penerima program Kementerian PUPR ini akan dana stimulan senilai Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.

“Sementara kekurangan lainnya, baik bahan maupun upah tukang, dipenuhi secara swadaya oleh penerima bantuan,” imbuhnya.

Untuk tahap pertama, lanjutnya, program tersebut telah tuntas dilaksanakan. Sementara yang sedang berjalan, kata Indra merupakan tambahan kouta untuk tahap kedua.

“Tahap kedua ini jumlahnya juga cukup banyak, sekitar dua ribu lebih. Tentu, ini sangat mendukung percepatan program Penurunan Kemiskinan Ekstrem (PKE) melalui peningkatan kualitas rumah tidak layak huni,” pungkas Indra.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru