Diperta Probolinggo Gelar Posyandu Ternak Kuda di Lautan Pasir Bromo

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo memeriksa kesehatan kuda milik warga dalam layanan posyandu ternak di Lautan Pasir Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Minggu (31/8/2025).

Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo memeriksa kesehatan kuda milik warga dalam layanan posyandu ternak di Lautan Pasir Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Minggu (31/8/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo melaksanakan layanan posyandu ternak khusus kuda di kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Minggu (31/8/2025). Sebanyak 211 ekor kuda milik warga Kecamatan Sukapura dan sekitarnya mengikuti kegiatan tersebut.

Program ini dihadiri Kepala Diperta Probolinggo Arif Kurniadi, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto, Kepala UPT Puskeswan Aulia Khusumastutik, serta tim Puskeswan Kecamatan Wonomerto.

Dalam kegiatan ini, kuda-kuda mendapat layanan pengobatan berupa obat cacing, vitamin penambah stamina, serta perawatan untuk gangguan kulit, gatal, dan keluhan pincang. Layanan difokuskan pada kuda yang digunakan masyarakat sebagai sarana transportasi wisata di kawasan Bromo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan hewan produktif.

“Kesehatan kuda di kawasan Bromo sangat penting. Kuda bukan hanya hewan peliharaan, tetapi juga aset ekonomi warga. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kuda tetap sehat agar pemiliknya bisa terus memperoleh penghasilan,” ujarnya.

Niko menambahkan posyandu ternak pada kuda diharapkan bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, mengingat peran vital kuda sebagai moda transportasi wisata yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia menekankan, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk mencegah penyakit menular sekaligus menjaga performa kuda.

“Kami berharap para pemilik kuda dan aparat desa terus mendukung pelaksanaan posyandu ternak agar standar kesehatan hewan tetap terjaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Berita Terbaru