DKPP Sumenep Periksa Hewan Kurban, Pastikan Aman Dari 2 Penyakit Ini

Selasa, 13 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DKPP Kabupaten Sumenep memeriksa kesehatan hewan kurban di Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep.

Petugas DKPP Kabupaten Sumenep memeriksa kesehatan hewan kurban di Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mendatangi sejumlah lapak dadakan yang menjual hewan kurban. Mereka melakukan pemeriksaan hewan yang dijual untuk dijadikan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 H.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP Kabupaten Sumenep, Drh. Zulfa mengatakan, saat ini banyak lapak dadakan di pinggir jalan yang menjual hewan kurban cukup menjamur. Karena itu, pihaknya secara rutin melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual di lapak-lapak tersebut.

“Kami harus memastikan bahwa hewan kurban yang dijual di lapak-lapak ini sehat dan memenuhi syarat. Karena itu, kami melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual,” jelasnya, Selasa (13/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zulfa, penyakit yang berpotensi menyerang hewan kurban dan harus diwaspadai adalah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD). Kedua penyakit itu merupakan penyakit hewan ternak yang menular.

“Tapi sejauh ini kami tidak menemukan atau menerima laporan ada hewan kurban di Sumenep yang terserang PMK maupun LSD,” tambahnya.

Untuk pemeriksaan hewan kurban di luar kecamatan kota termasuk di kepulauan, lanjut Zulfa, dilakukan oleh petugas di masing-masing kecamatan.

“Semua hewan kurban yang dijual ini tetap diperiksa intensif. Termasuk di pasar-pasar hewan,” tandasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru