DKPP Sumenep Siapkan Hibah dan Belanja Hand Tractor Hampir Rp2 Miliar

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid.

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.977.000.000 untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor pada tahun anggaran 2026.

Seluruh anggaran tersebut bersumber dari dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumenep. Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), pengadaan dibagi dalam dua paket kegiatan.

Paket pertama berupa belanja hand tractor senilai Rp525.000.000. Paket kedua berbentuk hibah barang hand tractor dengan pagu anggaran Rp1.452.000.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bantuan alsintan akan disalurkan kepada kelompok tani yang telah mengajukan proposal permohonan.

“Penerima bantuan disesuaikan dengan kelompok tani pengusul,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari percepatan pengolahan lahan pertanian melalui mekanisasi. Penggunaan hand tractor dinilai dapat menghemat waktu dan tenaga petani dibandingkan metode konvensional.

Menurutnya, modernisasi alat pertanian menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan serta mendukung ketahanan pangan daerah.

“Harapannya petani lebih optimal dalam mengolah tanah dan tanaman pangan, sehingga mendukung ketahanan pangan dan kemandirian pangan daerah,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang dihimpun saat masa reses.

“Kami usulkan setelah melakukan reses. Itu berdasarkan aspirasi konstituen,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan program harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan direalisasikan tepat waktu agar serapan anggaran optimal serta manfaatnya segera dirasakan petani.

“Kalau cepat terealisasi, serapan anggaran bagus. Sebaliknya kalau lamban, itu akan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah
Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 September 2026 - 16:38 WIB

Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 09:18 WIB

BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Forpensi Dibentuk, Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Program Imunisasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru