Dua Pria Dilubangi Timah Panas

Kamis, 1 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Dikenal licin dan kerap beraksi diwilayah Surabaya Timur, dua pelaku pencurian kendaran bermotor (curanmor) ditembak. Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas di masing-masing kakinya, karena pada saat ditangkap berusaha melawan melarikan diri.

Kedua pria itu, Fathour Rozy Yudik Permana (26), asal Jalan Semolowaru Tengah 1 Surabaya dan Fahmi Reza (25), asal Jalan Raya Padangan Ngawi, kel. Bancar, Bojonegoro.

Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana mengatakan, penangkapan kedua pelaku spesialis pencurian motor tersebut berawal, anggota melakukan giat patroli tersamar dengan menganalisa karakteristik kejadian 3 C diwilayah tertentu yang sering terjadi 3C pada saat pandemi Covid 19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat melintas di Semampir AWS, anggota mencurigai gerak-gerik dua pelaku yang setiap melintas selalu berjalan santai sambil melihat kanan kiri seolah-olah sedang melakukan hunting mencari sasaran.

“Tersangka Fathiur Rozy merupakan seorang residivis, ia pernah dipenjara dalam kasus pencurian dasboard,” jelas Subiyantana, Kamis (1/7/2021).

Pada saat berada di TKP salah pelaku Fatqur Rozy Yudik Permana, turun dari motor sarana Honda Beat warna putih biru Nopol L 4325 DM dengan membawa kunci T.

Kemudian saat merusak kunci kendaraan korban, saat itulah para pelaku disergap oleh anggota dari dua penjuru. “Pelaku Rozy sempat melempar kunci T kearah petugas lalu semburat,” tambah Kapolsek.

Dari hasil interogasi, para tersangka mengakui bahwa aksi mereka telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 5 kali dengan menggunakan kunci T.

Mereka pelakunya, rata-rata menjual sepeda motor hasil curian dengan harga rata-rata Rp 2,5 Juta, dengan pembagian dibagi rata. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB