Gara-gara Tungku Dapur Belum Sepenuhnya Padam, Bikin Rumah Terbakar

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Gara-gara tungku dapur belum sepenuhnya padam, rumah milik Marsimin Dusun Krajan Rt.002/009 Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi terbakar. Api dengan cepat melalap seisi rumah.

Kejadian ini terjadi Rabu, (16/3/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. Kemunculan api di duga disebabkan oleh tungku dapur yang belum sepenuhnya padam.

Kabid Pemadam Kebakaran, Dinas Damkar dan Penyelamatan Banyuwangi, Sultoni mengatakan, berdasarkan informasi tetangga sekitar saat kejadian pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku dapur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selesai memasak api kemudian dipadamkan, namun dugaan api yang di padamkan masih ada sebagian yang menyala karena tertiup angin api kembali menyala dan membesar.

“Dengan cepatnya Api dengan mudah menjalar ke atap rumah yang berbahan kayu. Api cepat menjalar dan membakar habis rumah itu,” jelas Sultoni.

Beberapa tetangga yang mengetahui insiden itu langsung melapor ke petugas damkar. dengan cepat Petugas pun langsung mendatangi lokasi.

“Petugas damkar datang dan langsung berupaya memadamkan api. Dalam waktu 15 menit kemudian api baru bisa di padamkan,” ucapnya.

Dalam insiden rumah terbakar ini tidak ada korban jiwa. Namun pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian material kurang lebih mencapai mencapai Rp 20 juta,” pungkas Sultoni. (her)

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB