Gus Muhdlor Perintahkan Penambahan TPST Kawasan Dalam Penanganan Sampah

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, detikkota.com – Dalam jangka pendek selain akan mengoperasionalkan Sanitary Landfile di TPA Jabon penanganan Sampah di Sidoarjo juga akan memperbanyak TPST Kawasan (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu).

Selain itu, sampah yang ada di TPST dan TPA Jabon juga akan diolah menjadi Briket. Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) saat melakukan sidak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon. Rabu, (3/11/2021).

Penanganan sampah menurut Gus Muhdlor menjadi tanggung jawab bersama. Mulai dari hulu sampai hilir harus bersama – sama memikirkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan sampah ini menjadi tanggung jawab kita semua, kalau semua sampah yang dikirim ke TPA Jabon tanpa melalui pemilahan maka dipastikan tidak bisa menampung,” katanya.

Sampah yang dikirim ke TPA Jabon mencapai 400 – 500 ton perharinya. Oleh karena itu penanganan jangka pendek Bupati minta adanya pemilahan sampah sebelum dikirim ke TPA Jabon.

“Jangka pendek kita memperbanyak TPST Kawasan. Tujuannya agar sampah yang dikirim ke TPA Jabon ini volumenya berkurang, dilakukan pemilahan terlebih dulu sebelum dikirim ke kesini,” jelasnya.

Penambahan TPST Kawasan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satunya adalah di kawasan perkotaan, di Bluru Kecamatan Sidoarjo.

“Pemanfaatan Sanitary Landfill saat belum bisa dilakukan karena masih ada satu peralatan yang belum siap,” tambahnya.

Bupati Gus Muhdlor juga berencana akan melakukan inovasi pengolahan sampah dengan cara dijadikan briket atau bahan bakar Arang. Solusi ini masih dalam kajian Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo.

“Kita sudah ada rencana sampah ini akan diolah menjadi bahan bakar Arang atua briket, ini masih dalam proses pembahasan,” jelas Gus Muhdlor. (Redho)

Berita Terkait

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh
Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot
Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa
Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar
Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Video Viral Orang Tua Murid di Sumenep Keluhkan Menu MBG Anak Tak Dimakan
Alissa Wahid: 221 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bergantung pada Dedikasi Petugas
Kapolres Sumenep Sosialisasikan DIPA 2026, Tekankan Pengelolaan Anggaran Akuntabel

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54 WIB

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:57 WIB

Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:56 WIB

Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:28 WIB

Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Lantik Komisioner Komisi Informasi Kabupaten Sumenep

Jumat, 23 Jan 2026 - 21:09 WIB