HIPPMA bersama LARM-GAK Akan Melaporkan Penanggung Jawab Acara Launching BPRS/BASS Sampang Madura ke Polda Jatim

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Putra Putri Madura (HIPPMA) bersama Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi (LARM-GAK) kecewa dengan adanya kerumunan di acara launching logo baru PT, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Bakti Artha Sejahtera Sampang (BASS), pada hari Senin (9/8/2021) di jl. KH. Wahid Hasyim No 69 Kabupaten Sampang.

Bung Baihaki Akbar, S.E., S.H. Sekjen HIPPMA& LARM-GAK Sangat kecewa dengan adanya acara launching logo baru PT BPRS/BASS kabupaten Sampang Madura, yang mengakibatkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan, dalam acara tersebut di hadiri lebih dari 50 orang dan terlihat aman tanpa ada gangguan dari tim gugus tugas yang melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dimana masih di perpanjang hingga tanggal 16 Agustus 2021.

Padahal dimasa PPKM di wilayah sampang banyak petugas berkeliaran melakukan patroli baik polri dan TNI juga satpol PP tapi hal tersebut seperti tidak berlaku pada acara kerumunan di kantor BPRS/BASS di atas jam 19:00 Wib, Ucap Mulyadi, S.H., M.H. Ketua Umum HIPPMA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya acara tersebut di hadiri H. Slamet Junaidi Selaku Bupati Sampang dan selaku pembuat SK PPKM Sampang yang juga kepanjangan tangan Pemerintah Pusat di Kabupaten.

Yang kami sesalkan acara tersebut tidak tidak berijin, tapi TNI, POLRI dan SATPOL PP kabupaten Sampang Madura tidak berani membubarkan acara tersebut, dan kami akan mengambil langkah tegas untuk melaporkan acara tersebut yang mengundang kerumunan dan melanggar prokes dan PPKM, ke Polda Jawa timur, ucap Moh Taufik MD, S.I.Kom., S.H., M.H. Ketua Umum LARM-GAK.

Saat di konfirmasi Syaiful Selaku Dirut BASS menjabarkan dengan jelas perihal acara di kantornya di masa PPKM.

“Undangan acara launching logo baru PT BPRS hanya 15 orang, tapi yang hadir lebih 50” bebernya.

Saat di singgung terkait waktu acara serta kehadiran Bupati Sampang dirinya menjelaskan dengan hadirnya Bupati sehingga waktu di majukan.

“Benar H. Slamet Junaidi Bupati Sampang hadir sehingga acara dimajukan jam 18:00 Wib, sesuai instruksi beliau karena ada acara daring*, terangnya.

“Gugus tugas hanya menerima surat undangan dari BPRS pada jam 14:00 Wib (9/8/2021) masalah ijin tidak ada” jelasnya. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB