Ika Arista, Empu Keris Perempuan Penuh Ide Brilian

Minggu, 30 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empu Ika Arista sedang menjunjukkan keris kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Unu saat berkunjung ke Desa Aeng Tong-tong, Kec. Saronggi, Kab. Sumenep.

Empu Ika Arista sedang menjunjukkan keris kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Unu saat berkunjung ke Desa Aeng Tong-tong, Kec. Saronggi, Kab. Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Berbicara masalah keris di Sumenep, tidak lepas dari Empu Ika Arista, seorang Empu keris wanita asal Desa Aeng Tong-tong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Empu yang masih single itu mengungkapkan keinginannya agar Kabupaten Sumenep segera memiliki Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keris dan menjadi fasilitas pembentukan Pusat Studi Tosan Aji.

Menurutnya, pusat studi tersebut bisa menjadi wadah bagi para Empu untuk mengenalkan budaya pembuatan keris kepada wisatawan, peneliti, pelajar dan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembentukan pusat studi Tosan Aji penting dimuat dalam Raperda Keris sebagai wadah transfer pengetahuan untuk menggugah kesadaran pentingnya pelestarian budaya pembuatan keris di Sumenep,” jelas Empu Ika, Minggu (30/7/2023).

Pembentukan Raperda tentang Keris, kata Ika, akan menjadi bukti konkrit perhatian pemerintah kepada para Empu yang berjasa mengharumkan nama Sumenep. Bahkan, sebelumnya UNESCO mengakui bahwa Kabupaten Sumenep sebagai sentra penghasil keris terbanyak di dunia.

Ika yang juga Ketua Paguyuban Pelar Agung itu menyebut, Raperda tentang Keris dapat menjamin fasilitasi pemberdayaan para Empu dan pengrajin, seperti pemberian bantuan peralatan yang dibutuhkan secara berkelanjutan.

“Yang kami alami dulu, ada juga bantuan peralatan dari pemerintah desa. Tapi saat terjadi pergantian kepala desa, bantuan itu pun tak ada lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsoyudo mengapresiasi ide pembentukan pusat studi Tosan Aji Sumenep yang diwacanakan Empu Ika Arista itu.

Menurutnya, ide pembentukan pusat studi Tosan Aji dinilai sangat positif untuk menambah wawasan masyarakat Sumenep terhadap warisan budaya pembuatan keris yang bernilai tinggi.

“Saya kira ide itu (pusat studi Tosan Aji) sangat bagus untuk meningkatkan wawasan masyarakat kita tentang keris. Sumenep ini punya warisan budaya leluhur yang sangat bernilai. Dan ini yang harus dirawat dan kita dijaga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM
Ketum Garda Bintang Timur Daenk Jamal Salurkan Daging Kurban 2 Sapi 4 Kambing
Kodim 0827/Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1447 H
Kiai Qusyai Apresiasi Konsistensi Said Abdullah Berbagi Hewan Kurban untuk Warga Madura

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:46 WIB

Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:13 WIB

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:41 WIB

Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB