Ikatan Duta Kampus Wiraraja Adakan Lomba Desain Batik Nasional II

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Panitia lomba saat berfoto bersama dewan juri

Foto: Panitia lomba saat berfoto bersama dewan juri

SUMENEP detikkota.com– Ikatan duta kampus Universitas Wiraraja Sumenep, Jawa Timur mengadakan lomba desain batik nasional II dengan mengusung tema “Estetika Corak Batik Cemara Udang”. Saat ini tanggal 01 Oktober 2021kegiatan lomba sudah masuk dalam tahapan penjurian setelah melewati tahapan pendaftaran dan pengumpulan karya

Untuk pengumuman juara sebagai acara puncak direncanakan akan diumumkan besok hari tanggal 02 Oktober 2021. Menurut Ketua panitia Azmil Umam kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dengan rata-rata usia 17 hingga 25 (Tahun)

“Nantinya dewan juri akan mengambil 4 peserta terbaik,” katanya. Jum’at 01/10/2021

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Panitia acara menyeleggarakan kegiatan lomba tersebut, secara daring, untuk menghindari terjadinya kerumunan. Selain itu, Azmi menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiatif dari Ikatan Duta Kampus yang bertujuan memberikan saluran bagi desainer-desainer batik muda untuk mempromosikan karyanya

“Lomba ini sebagai wada bagi anak-anak muda untuk menuangkan kreatifitasnya dalam bentuk desain batik,” ungkapnya

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, anak-anak usia muda dapat menyalurkan keterampilan membatiknya, serta memgembangkan batik dengan design-design baru. Sebab kata dia, batik sebagai sebuah kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep haruslah terus membumi dan itu hanya bisa apabila generasi muda dapat mencintai batik

“Peserta diharapkan, mampu mengembangkan dan menyampaikan gagasan, keterampilan serta wawasannya dalam desain batik,” harapnya

Terkait dengan pemilihan cemara udang sebagai tema. Ia beralasan, hal itu tidak terlepas cemara udang sebagai tumbuh-tumbuhan bernama latin Casuarina equisetifolia merupakan identitas dari Kabupaten Sumenep

“Pepohonan khas Kabupaten Sumenep yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai Lombang,” jelasnya

Kegiatan yang berlangsung mulai 10 September hingga 02 Oktober 2021 ini. Menunjuk tiga orang juri yaitu, Sumantri dari kelompok perupa Sumenep, Didik Haryanto owner rumah batik tili centeng koneng dan Naufan Noordiyanto Dosen sekaligus seniman. (TH)

Berita Terkait

Antusiasme Tinggi, Kapasitas Terbatas: Pemkab Banyuwangi Minta Maaf kepada Penonton Gandrung Sewu
Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal
Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget
Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi
70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
Kapolresta Sumenep Ngopi Bareng Warga, Buka Ruang Aspirasi dan Perkuat Komunikasi
Proyek Jembatan Sukamukti Rp31,77 Miliar Disorot, Mutu Kwalitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu

Berita Terbaru