Jamaluddin Dapat Bantuan Bola Mata Palsu dari LMI Sumenep

Jumat, 14 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Seorang anak penderita kelainan mata, Jamaluddin, asal Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mendapat bantuan bola mata palsu (protesa) dari Lembaga Manajemen Infaq (LMI).

Jamaluddin mengalami kelainan mata sejak usia 2 tahun. Karena kendala dana menyebabkan penyakit yang dialaminya belum bisa disembuhkan.

Perwakilan LMI Jawa Timur 2, Yanuari Dwi mengatakan, pihaknya bersama rombongan mendatangi rumah Jamaluddin untuk menyampaikan langsung bantuan protesa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adik Jamaluddin menderita kelainan mata sejak kecil hingga usia 10 tahun. Karena kondisi ekonomi yang kurang stabil, keluarganya belum bisa mengobatinya sehingga tidak bisa melihat dengan sempurna,” tuturnya, Jumat (14/4/2023).

Dwi berharapa bantuan protesa yang diberikannya bisa memudahkan adik Jamaluddin beraktifitas normal seperti anak-anak lain.

Sebelumnya, pada tahun 2016 melalui donatur LMI yang tinggal di dekat rumahnya, Jamaluddin mendapat pengajuan bantuan untuk melakukan pemeriksaan di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Setelah beberapa kali proses pemeriksaan, dia dinyatakan mengidap tumor mata sehingga harus menjelani operasi mata. Namun, operasi yang dilaksanakan hanya mengangkat bola mata yang terinfeksi tumor dan tidak dapat mengembalikan mata Jamaluddin seperti semula.

Untuk menyamarkan kondisi matanya, Jamaluddin menggunakan bola mata palsu (protesa). Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan usia yang semakin bertambah, protesa yang dipasang di kelopak matanya semakin longgar dan sering jatuh sehingga mengganggu aktifitas bermain dan belajarnya.

Kemudian, saat dikabari paket protesa dari Surabaya sudah sampai di Sumenep, Jamaluddin bersama ibunya langsung mendatangi kantor LMI agar segera dapat dilakukan pemasangan protesa untuk menggantikan protesa yang sudah kekecilan.

Mereka berdua sangat bahagia dan berterima kasih pada LMI atas bantuan yang telah diberikan. Kini, dia bisa lebih nyaman dalam belajar dan berinteraksi dengan orang lain.

“Alhamdulillah, terima kasih pada LMI Sumenep atas bantuan protesa yang diberikan,” kata Satinah, ibu kandung Jamaluddin.(red)

Berita Terkait

Tak Tebang Pilih, Kang Rey Sikat Penjual Miras dan Tempat Hiburan Malam Tak Berizin di Subang
Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama
Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep: Hardiknas 2026 Momentum Cetak Generasi Sehat dan Cerdas
Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day
Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI
Polres Sumenep Gelar Rikkes Berkala 2026, Pastikan Kesehatan Personel Tetap Prima

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:56 WIB

Tak Tebang Pilih, Kang Rey Sikat Penjual Miras dan Tempat Hiburan Malam Tak Berizin di Subang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:34 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:08 WIB

Terak Bulan Geger Jadi Panggung Budaya dan Penggerak UMKM di Bangkalan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:01 WIB

Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:04 WIB

Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli Besar, Antisipasi Kerawanan May Day

Berita Terbaru