Kabinda Sumut Naik ‘Getek’, Seberangi Sungai Untuk 2000 Warga Yang Belum Tersentuh Vaksin di Langkat

Kamis, 4 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, detikkota.com – Percepatan akselerasi Vaksinasi Covid-19 untuk bangsa terus bergerak. Hari ini, Kamis (4/11/2021), Badan Intelijen Negara (BIN) melaksanakan pemberian vaksinasi bagi ribuan warga yang selama ini belum tersentuh layanan vaksinasi Covid-19 di kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumatera Utara, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana menyampaikan bahwa capaian vaksinasi di kabupaten Langkat masih jauh dari target, sehingga partisipasi dari semua stakeholder sangat dibutuhkan.

Mewujudkan hal tersebut, BIN menggelar vaksinasi Covid-19 di 6 desa di kecamatan Wampu kabupaten Langkat, yakni Desa Kebun Balok, Mekar Jaya, Besilang BL, Stungkit, Payah Tusam dan desa Gergas. Desa- desa ini sulit diakses, bahkan untuk distribusi vaksin dan tenaga kesehatan, harus berjuang melawan kondisi infrastruktur jalan yang seadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini tampak saat Kabinda Sumut meninjau langsung pelaksanaan vaksin di desa Kebun Balok, Kamis siang. Mobil Jenderal Angkatan Darat ini hanya sampai Petumbukan.

Brigjen Asep kemudian naik getek (alat transportasi air tanpa mesin) untuk menyeberang sungai dari sini ke wilayah desa Bukit Melintang.

Dari titik penyeberangan di Bukit Melintang, Brigjen Asep kemudian naik motor sejauh 5 kilometer untuk menjangkau desa Kebun Balok.

“Hari ini Binda Sumut melaksanakan vaksin lanjutan untuk pelajar sebanyak 3.500 dosis, tetap pelajar prioritas, dan untuk masyarakat sebanyak 2000 dosis yang dilaksanakan door to door. Untuk pelajar dipusatkan di SMK Negeri 1 dan SMPN 1 Stabat, dan bagi masyarakat dipusatkan di kecamatan Wampu,” tutur Kabinda Brigjen TNI Asep di sela-sela vaksinasi door to door di desa Kebun Balok.

“Kita melaksanakan kegiatan ini mengambil daerah- daerah yang belum tersentuh, kita masuk ke dalam, pelosok-pelosok kita datangi,” ungkapnya.

Brigjen Asep kemudian menjelaskan bahwa capaian vaksinasi di kabupaten Langkat masih jauh dari target.

“Langkat masih rendah. Terakhir kami lihat masih 21 persen. Dengan harapan kita bisa sama-sama serang agar vaksinasi bisa sama-sama, mengimbangi daerah lain,” pungkas alumni Akabri ’90 ini.

Di desa Kebun Balok, Brigjen Asep berkenan mendampingi Nakes mengetuk pintu rumah Bapak Budiman dan ibu, pasangan suami-istri lansia yang mendapat layanan vaksin program BIN. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke rumah ibu Sumilah, di samping SD Negeri.

Para lansia yang menerima vaksin door to door tersebut terkejut dan sangat mengapresiasi perhatian Brigjen Asep.

Sebelum meninjau kegiatan door to door, Kabinda meninjau pelaksanaan pemberian 2500 dosis vaksin Covid-19 di SMKN 1 Stabat.

Di sekolah nan asri itu, Brigjen Asep didampingi oleh Wakil Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH., Wakasek SMKN 1 Jaidun Turnip, Ketua MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, LC, MA., Ketua PD Al Jamiyatul Washliyah Sahrizal MZ, dan yang mewakili Cabdis Pendidikan Provsu.

Informasi dihimpun, di SMKN 1 Stabat, yang divaksin berasal dari sejumlah sekolah, antara lain SMKN 1, SMAN 1, SMK Nafsiah, SMA Yapim Taruna, SMK Harapan, SMK Al Jamiatul Washliyah, SMA Bintang Langkat, SMK TI Pabaku, SMK Al Ihsan, SMK PAB 13 Kwala Begumit, SMA/SMK Tunas Bangsa, SMK TI Putra Jaya, SMK APP Putra Jaya, SMK TIK Jabal Rahmah, SMK Sri Wampu, SMA Persiapan Stabat, SMK Al Ma’arif dan SMA Al Ma’arif.

Sementara di SMPN 1 Stabat, BIN menargetkan 1000 pelajar divaksin, yang berasal dari SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5 dan SMP Hang Tuah. (Rizky Zulianda)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB