Kadinkes Pastikan Tidak Ada Hepatitis Akut Misterius di Jatim

Sabtu, 7 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA TIMUR, detikkota.com – Kasus Hepatitis Akut Misterius saat ini sedang menjadi sorotan tidak hanya di Indonesia, namun seluruh dunia. Pasalnya, penyakit tersebut tiba-tiba muncul dan menyerang anak mulai usia bayi sampai di bawah 16 tahun.

Di Jawa Timur sendiri, sempat terdapat 114 kasus pasca momen Lebaran 2022 yang dicurigai (suspek) mengarah ke Hepatitis Akut Misterius. Namun, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim), pada Kamis (5/5/2022) lalu, memberikan klarifikasi jika kasus-kasus yang ditemukan di 18 kabupaten/kota di Jatim tersebut ialah kasus Sindrom Jaundice (penyakit kuning) akut, dan bukan Hepatitis Akut Misterius seperti yang ditakutkan.

Hal ini juga ditekankan oleh dr. Erwin Astha Triyono Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada media ini Sabtu (7/5/2022) pagi, dipastikan bahwa Sindrom Jaundice sama sekali tidak berkaitan dengan Hepatitis Akut Misterius setelah dilakukan penelusuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah kita klarifikasi, bukan Hepatitis Akut yang masuk misterius atau belum diketahui penyebabnya. Yang dilaporkan soal penyakit kuning itu bisa banyak penyebabnya, bisa karena infeksi maupun non infeksi. Makan wortel kebanyakan saja bisa karena kebanyakan zat kuning,” terangnya.

Dokter Erwin menyampaikan, sejauh ini wilayah Jatim dipastikan masih terbebas dari Hepatitis Akut Misterius. Kadinkes Jatim juga menjelaskan, penyakit Hepatitis sendiri disebabkan oleh sebuah virus, yang bisa menular baik dari cairan tubuh, darah, maupun makanan yang dikonsumsi.

“Penularan melalui mulut atau cairan tubuh atau rute fecal-oral, itu Hepatitis tipe A sama C. Tapi untuk darah, itu Hepatitis tipe B. Sedangkan untuk penularan dari makanan, itu bisa Hepatitis A dan E,” jelasnya.

Terkait langkah pencegahan, dr. Erwin menjelaskan jika Dinkes Jatim telah mendapatkan instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kadinkes menjelaskan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh rumah sakit yang ada di wilayah Jatim, untuk mengirimkan sampel darah setiap pasien yang diduga mengidap penyakit mengarah ke Hepatitis Akut Misterius.

“Sudah kita instruksikan untuk mengirim sampel yang nanti akan diteliti oleh Kementerian Kesehatan, untuk dipastikan benar Hepatitis Akut Misterius atau bukan. Dan jika benar, kita harus tahu bagaimana penularannya,” ujarnya.

Dinkes Jatim juga menginstruksikan kepada seluruh fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) di wilayahnya, untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat. Selain itu, Masyarakat juga diminta tidak khawatir secara berlebihan, jika ada anggota keluarga atau kerabatnya yang mengalami gejala serupa.

Ia kembali mengingatkan masyarakat utuk lebih giat menerapkan protokol kesehatan juga menjaga kebersihan makanan.

“Kembali lagi ke protokol kesehatan, itu bukan hanya untuk menghindari terpapar Covid-19, tapi juga untuk penyakit seperti ini,” pesannya.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mengusut kasus meninggalnya tiga pasien anak yang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, dalam rentang dua pekan terakhir sampai 30 April 2022, diduga karena Hepatitis Akut Mistreius.

Siti Nadia Tarmizi Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes pada Kamis (5/5/2022) mengatakan, berdasarkan hasil investigasi sementara, diketahui pasien dalam kondisi stadium lanjut sesampainya di rumah sakit.

Kemenkes masih menunggu hasil investigasi lanjutan berupa pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E di laboratorium, yang prosesnya perlu waktu sekitar 14 hari. [Redho]

Berita Terkait

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Berita Terbaru