KAI Siagakan 22 Petugas Tambahan di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Banyuwangi Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL) berjaga di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di Banyuwangi untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL) berjaga di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di Banyuwangi untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode Angkutan Lebaran 2026.

BANYUWANGI, detikkota.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember menyiagakan puluhan petugas tambahan di sejumlah perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah Banyuwangi.

Sebanyak 22 Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL Ekstra) ditempatkan di 12 titik perlintasan untuk membantu pengaturan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur kereta api.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penempatan petugas tambahan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang biasa terjadi selama musim mudik Lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Banyuwangi terdapat 12 titik perlintasan dengan 22 petugas tambahan yang kami siagakan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” ujarnya di Banyuwangi, Rabu (11/3/2026).

Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember menurunkan 107 PJL Ekstra yang disebar di 55 titik perlintasan sebidang mulai wilayah Pasuruan hingga Ketapang.

Menurut Cahyo, penempatan personel disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas serta jumlah perlintasan di setiap daerah.

Para petugas tersebut dijadwalkan mulai bertugas pada 18 hingga 31 Maret 2026. Mereka akan membantu mengatur arus kendaraan sekaligus meningkatkan kewaspadaan di perlintasan yang belum memiliki penjagaan permanen.

Selain itu, KAI Daop 9 juga menyiagakan 19 petugas penilik jalur tambahan yang bertugas memantau kondisi rel di 19 petak jalur dari Pasuruan hingga Ketapang.

“Dengan tambahan petugas ini, potensi gangguan prasarana dapat lebih cepat terdeteksi dan segera ditangani,” jelasnya.

KAI juga menempatkan personel di empat daerah pengawasan khusus (Dapsus) yang dinilai rawan, masing-masing satu titik di Pasuruan, dua titik di Jember, dan satu titik di Banyuwangi.

Sejumlah titik tersebut berada di kawasan jembatan dan terowongan Merawan–Garahan yang memiliki potensi longsor cukup tinggi. Sebanyak delapan petugas tambahan disiagakan di area rawan tersebut selama periode Lebaran.

Penulis : Bi

Editor : Id

Berita Terkait

Pemkab Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Lebaran 1447 H
Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran
Apel Cuti Lebaran, Dandim Sumenep Ingatkan Prajurit Jaga Keamanan
Pengamanan Terpadu, Arus Mudik di Pelabuhan Masalembu Lancar
Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 1447 H
GPPS Soroti Belanja Sarung Rp709 Juta dari APBD Sumenep, Dinilai Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat
MIO Indonesia Sumenep Gelar Aksi Sosial Ramadan, Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Program MBG Lewat Monitoring SPPG

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:23 WIB

Pemkab Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Lebaran 1447 H

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:06 WIB

Pengamanan Terpadu, Arus Mudik di Pelabuhan Masalembu Lancar

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:59 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 23:24 WIB

GPPS Soroti Belanja Sarung Rp709 Juta dari APBD Sumenep, Dinilai Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru