Kakek 73 Tahun Cabuli Siswi SD, Kini Mendekam di Tahanan

Jumat, 28 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

SUMENEP, detikkota.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, menangkap seorang kakek berinisial M (73) atas kasus dugaan pencabulan terhadap seorang siswi SD di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Pelaku M saat ini telah mendekam di balik jeruji besi usai dilaporkan E, ibu korban ke polisi.

“Tersangka sudah kami tahan,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (28/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Widiarti menyebutkan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, peristiwa pencabulan itu terjadi pada Senin (10/4/2023) lalu, di rumah Pelaku.

Saat itu, korban hendak bermain ke rumah temannya. Namun saat melewati rumah M, tiba-tiba korban ditarik ke dalam kamar dan dicabuli.

Tak lama setelah peristiwa itu, keluarga korban melihat gelagat aneh pada korban. Ibu korban berinisial E, lantas membawa putrinya ke Puskesmas Kangean untuk memeriksa putrinya. Diketahui, korban diduga mengalami pencabulan. Ibu korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa putrinya itu ke polisi.

“Pelaku M bertetangga dengan korban. Jarak rumah keduanya cukup dekat,” imbuh Widiarti.

Widiarti belum menjelaskan lebih jauh terkait peristiwa itu. Menurutnya, tersangka kini tengah diperiksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Polisi sedang mandalami apakah ada korban lain dari pelak M. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani Unit Perlindungan perempuan dan anak (UPPA) Satreskrim Polres Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru