Kapolda Sumut Beri Kuliah Umum “Kesadaran Bela Negara” di Kampus Sekolah Tinggi Teologi Sumut

Sabtu, 24 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, detikkota.com – Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memberikan kuliah umum (General Lecture) di Gereja Kampus Sekolah Tinggi Teologi Sumut Jl. Sembada Medan, Jumat (23/10)

Dengan Thema “Kesadaran Bela Negara”, kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Teologi Sumut Ibu. DR. Elisabet Sitepu, PJU Polda Sumut, Ketua Sekolah Tinggi Teologi Sumut bapak DR. Imanuel Munthe, para Fungsionaris, Dosen, dan Pendeta STT Sumut serta seluruh mahasiswa/i peserta Kuliah Umum yang hadir.

Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan untuk hadir dalam mengisi kuliah umum kepada civitas akademika di Kampus Sekolah Tinggi Teologi Sumut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang nomor satu dijajaran Polda Sumut ini memberikan kuliah umum tentang arti, fungsi dan manfaat bela negara untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di tengah wabah pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia saat ini sehingga mereka bisa memberikan kontribusinya dalam membangun Indonesia sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.

Berbagai macam suku, bahasa, dan agama merupakan kekayaan Bangsa Indonesia yang harus di jaga dan harus dijunjung tinggi kebhinekaan sebagai warga negara Indonesia

“Indonesia merupakan karunia terbesar dari Tuhan untuk kita, maka dari itu sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus bersama-sama dalam menjaga Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia,” ujar Kapolda Sumut

Orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini melanjutkan bahwa saat ini yang menjadi fokus adalah memperbaiki sumber daya manusia dikarenakan banyak ancaman kedepan yang akan menganggu keutuhan NKRI, seperti terorisme, Narkoba, Konflik, Cyber, dan masih banyak lagi.

Apabila Negara terancam, maka seluruh warga negara Indonesia harus dan wajib hukumnya untuk membela dengan seluruh tumpah darah.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Sumut, Jenderal bintang dua tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bantu-membantu dalam menjaga Kamtibmas agar kondusif.

“Motto kami di Polda Sumut adalah “Tiada tempat bagi penjahat di Sumut”. Saya ingin orang-orang yang tinggal di Sumut adalah orang-orang yang baik,” ujarnya

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, para civitas akademika di Kampus Sekolah Tinggi Teologi Sumut dihimbau untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah dibuat demi menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain.

“Jadilah garam dan terang dunia yang harus kita jadikan sebagai filsafat hidup, dan niscaya kita akan berbahagia di dalam kehidupan kita sehari-hari. Serta jadikanlah pekerjaanmu sebagai ladang ibadah,” pesan Kapolda Sumut. (Leodepari)

Berita Terkait

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga
Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026
Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop
Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar
Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:57 WIB

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:57 WIB

Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:53 WIB

Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:33 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:56 WIB

Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop

Berita Terbaru