Kejari Sumenep Ajukan SP3 1 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembelian Kapal PT. Sumekar

Selasa, 13 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Trimo.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Trimo.

SUMENEP, detikkota.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep mengajukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur atas salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pembelian kapal oleh PT. Sumekar.

Tersangka yang diajukan SP3 yakni berinisial MS (43), warga Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean karena meninggal dunia akibat sakit pada Mei 2023.

“Jadi karena sudah meninggal dunia, secara hukum penyidikan terhadap tersangka oleh Jaksa dihentikan, dan saat ini kami sudah mengajukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) ke Kejati Jatim,” kata Trimo, Kajari Sumenep, Selasa (13/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berkas perkara dugaan korupsi pengadaan kapal tahun 2019 itu sudah memasuki tahap 2 dan telah dilimpahkan ke Kejati.

Namun karena salah satu tersangka inisial MS meninggal dunia, maka hanya ada 1 berkas tahap 2 yang dilimpahkan, yakni berkas tersangka inisial AS.

Inisial AS (45) adalah mantan Direktur Utama PT Sumekar, yang ditetapkan tersangka pada 25 November 2022, dan dilakukan penahanan sejak 25 Januari 2023.

“Kasus ini sudah masuk tahap 2, berkas tersangka atas nama inisial AS sudah kami limpahkan ke Kejati Jawa Timur dan akan segera dilakukan sidang pada Kamis 15 Juni 2023 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Surabaya,” jelas Kajari.

Kejaksaan Negeri Sumenep, lanjut Trimo, akan masih terus melakukan pengusutan terhadap kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut.

“Kemarin, kami telah menetapkan satu tersangka baru, berinisial AZ,” imbuh Kajari.

Pihaknya memastikan penanganan kasus dugaan korupsi yang terjadi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep itu diusut tuntas.

“Kami tidak pernah main-main dalam menangani kasus pembelian kapal ini, dan pasti terus kami lakukan pengembangan. Dan siapapun yang terlibat dalam kasus ini, pasti kami libas,” tegasnya.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB