Kejari Sumenep Usulkan 11 Perkara untuk RJ ke Jampidum Kejagung RI, Ini Hasilnya

Jumat, 3 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep telah mengajukan 8 perkara untuk diselesaikan melalui restorative justice (RJ) kepada Jaksa Muda Pidana Umum (Jam Pidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) pada 2022. Sementara awal 2023, mengajukan 3 perkara.

Rincian perkara yang diajukan untuk mendapatkan RJ, tahun 2022 ada 8 perkara; yakni 2 perkara narkotika, 2 perkara penganiayaan, 1 perkara penadahan dan 3 perkara pengeroyokan. Sementara yang diajukan pada 2023 yaitu 1 perkara narkotika dan 2 perkara penganiayaan.

Plt Kasi Pidum Kejari Sumenep, Slamet Pujiono mengatakan, untuk pengajuan RJ tahun 2022 hanya disetujui 5 perkara untuk diselesaikan secara keadilan restoratif. “Tiga ditolak. Semua perkara pengeroyokan karena ancaman pidana di atas 5 tahun, dan tidak termasuk dalam syarat untuk diusulkan penyelesaian perkara berdasarkan keadilan restorative”, jelasnya, Jumat (3/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, untuk 3 usulan RJ tahun 2023 semuanya disetujui. Ketiga perkara RJ sudah diselesaikan pada akhir Februari lalu. “yang narkotika kita pindahkan ke rumah rehab, dan yang penganiayaan kita kembalikan pada keluarga masing masing”, tembahnya.

Slamet menjelaskan, tujuan penyelesaian perkara berdasar keadilan restoratif adalah mengembalikan keadaan seperti semula, setelah tercapai perdamaian dari para pihak. “Apabila yang bersangkutan bersedia meminta maaf dan korban bersedia memaafkan, perkara tersebut kita bawa ke rumah RJ, untuk proses perdamaian”, imbuhnya.

Tahun 2022, Kejari Sumenep telah mendirikan 2 rumah Restoratif Justice (RJ), masing-masing rumah RJ Mandhapa di Balai Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, dan rumah RJ di Universitas Wiraraja Madura.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB