Kemenag Sumenep: Besaran BPIH 2023 Tunggu Keppres

Minggu, 26 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum bisa memastikan besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023. Sebab, pihaknya masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) tentang hal tersebut.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kemenag Kabupaten Sumenep, Abd. Wasid menjelaskan, untuk biaya pelunasan ongkos haji tahun ini masih menunggu terbitnya Keppres tentang besaran BPIH.

“Nanti kalau Keppres sudah turun, para calon jemaah dipersilahkan untuk melakukan pelunasan. Sekarang dipersiapkan saja dulu. Jangan lupa dengan syarat harus sudah vaksin Covid-19, mulai dosis satu, dua dan booster,” terangnya, Minggu (26/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pertengahan Februari 2023, pemerintah bersama DPR menetapkan BPIH sebesar Rp 90 jutaan. Dari biaya tersebut, jemaah menanggung Rp 49,8 jutaan. Sisanya sebesar R0 40,23 juta dibayar dari nilai manfaat atau hasil pengelolaan dana haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Namun, untuk nominal pasti BPIH setiap embarkasi, masih harus menunggu terbitnya Keppres”, imbuh Wasid.

Seperti diketahui, kuota haji untuk Kabupaten Sumenep tahun 2023 sebanyak 768 calon jemaah. Rinciannya, 330 orang masuk dalam kategori lunas tunda tahun 2020-2022, 380 untuk calon jemaah haji nomor urut porsi, dan sisanya sebanyak 57 merupakan calon jemaah haji lansia serta 86 calon jemaah cadangan.

“Jemaah cadangan itu dipersiapkan sebagai pengganti, apabila calon jemaah haji yang masuk kuota tidak bisa melunasi, karena meninggal dan atau sebab lainnya,” terangnya.

Wasid menegaskan, penggantian calon jemaah haji yang masuk kuota tahun ini dengan jemaah cadangan berdasarkan nomor urut porsi. “Tetapi dengan syarat, bersedia ditempatkan di kloter manapun. Tidak bisa minta masuk dalam kloter tertentu”, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri
Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:08 WIB

Lukman Hakim Keluhkan LSD 90 Persen dan Beban Gaji THL ke Kementerian Dalam Negeri

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB