Kenaikan Harga Pakan Pengaruhi Harga Daging Ayam Broiler

Senin, 5 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang peternak ayam broiler di Desa/Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

Salah seorang peternak ayam broiler di Desa/Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Harga pakan ternak di pasaran semakin naik. Akibatnya, harga daging ayam broiler di pasar tradisional Kabupaten Sumenep ikut tergerek.

Awal pekan ini, harga daging ayam potong mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Padahal, biasanya stabil di harga Rp 38 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Noer Lisal Anbiyah menyatakan, berdasarkan informasi dari peternak ayam potong, saat ini harga pakan, baik jagung maupun konsentrat naik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan kenaikan harga pakan, peternak juga menaikkan harga jual ayam. Termasuk, harga jual daging ayam di pasar juga ikut naik,” jelasnya, Senin (5/6/2023).

Sedangkan untuk harga daging ayam kampung dan daging sapi tetap stabil, masing-masing Rp 90 ribu per kilogram Rp 120 ribu per kilogram.

Menurutnya, komoditas yang mengalami kenaikan harga pekan ini yakni bawang putih. Pekan lalu, harganya Rp 32 ribu per kilogram. Sementara pekan ini naik menjadi Rp34 ribu per kilogram.

Sebaliknya, lanjut Noer Lisal, harga bawang merah justru mengalami penurunan dari semula Rp 38 ribu per kilogran menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

“Kalau fkuktuasi harga bawang ini lebih disebabkan karena stok. Untuk bawang putih belum masuk masa panen, sehingga stoknya terbatas,” jelasnya.

Sementara untuk harga beras kualitas premium masih stabil diharga Rp 13 ribu per kilogram. Sedangkan harga diharga Rp 40 ribu, dan minyak goreng curah Rp 16 ribu per kilogram.

“Komoditas yang stabil juga gula pasir, harganya tetap Rp 13.500 per kilogram,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB