Ketua Umum Gerindra Akan Ajukan Kader Pengganti Edhy Prabowo

Senin, 7 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

Presiden RI Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

JAKARTA, detikkota.com – Edhy Prabowo, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penetapan calon eksportir benih lobster.

Edhy yang adalah kader partai Gerindra ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama sederet nama lainnya dalam kapasitas sebagai pemberi dan penerima dalam kasus suap tersebut, termasuk 2 orang staf khusus yang menyerahkan diri pada Kamis, (26/11/2020).

Pasca penahanan Edhy Prabowo dan beberapa pejabat terkait di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan, Presiden Jokowi melalui Kementerian Sekretaris Negara bergerak cepat untuk mengisi kekosongan di kementerian yang membidangi sektor kemaritiman tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden kemudian menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjadi menteri ad in terim dan kemudian digantikan lagi oleh Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian hingga saat ini.

Sebelumnya santer mulai beredar kabar dikalangan internal partai Gerindra terkait calon pengganti Edhy yang akan disodorkan oleh Ketua Umum kepada Presiden Joko Widodo, mengingat dalam pembagian kursi kabinet Jokowi–Ma’ruf beberapa waktu yang lalu, Partai Gerindra kebagian dua slot kursi untuk menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Joko Widodo di periode ke dua.

Terkait calon pengganti Edhy dari internal partai Gerindra, menurut salah satu sumber terpercaya di Istana, Prabowo dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Gerindra telah menghadap langsung Presiden Joko Widodo dan juga memberitahu secara langsung kepada Presiden Jokowi bahwa dirinya tidak akan mengajukan calon pengganti menteri KKP dari partai Gerindra dan tidak akan merekomendasikan kader partainya untuk mengisi jabatan menteri KKP.

Selanjutnya Prabowo Subianto mempersilahkan Presiden mengambil calon menteri KKP dari kalangan profesional, aktifis, ahli maupun dari Partai Koalisi Pemerintah lainnya, karena itu menjadi hak prerogatif Presiden.

Hal tersebut dinilai sebagai bentuk pertanggung jawaban Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada publik untuk meminimalisir dan membersihkan perilaku korup dari oknum-oknum anggota partai Gerindra.

Selanjutnya Prabowo Subianto telah menunjuk adik kandungnya Hashim Djojohadikusumo untuk memimpin langsung pengawasan secara melekat dan secara langsung terhadap semua pejabat, pengurus, anggota dan kadernya yang saat ini memegang jabatan di eksekutif maupun legislatif, dan Hashim Djojohadikusumo akan memimpin langsung majelis kode etik Partai Gerindra.

Diketahui sebelumnya beredar sejumlah nama pengganti Edhy Prabowo antara lain adalah Sandiaga Uno (Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta) yang diusung Partai Gerindra, Dr. Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI), Ahmad Muzani (Sekjen Partai Gerindra), Fadly Zon (Anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi Gerindra), Sugiono (Anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi Gerindra).

Sufmi Dasco Ahmad sudah memberikan pernyataan bahwa dirinya tak meminati posisi tersebut, dan akan fokus terhadap penugasan sebagai Wakil Ketua DPR RI.

“Saya tidak berminat menggantikan Edhy Prabowo, apalagi bidangnya tersebut saya tidak kuasai,” katanya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:19 WIB

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 07:19 WIB

Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan

Berita Terbaru